- EURUSD
- XAUUSD
- XAGUSD
- WTI
- USDX
Kutipan
Analisis
Pengguna
24/7
Kalender Ekonomi
Pendidikan
Data
- Nama
- Nilai Terbaru
- Sblm.












Akun Sinyal untuk Anggota
Semua Akun Sinyal
Semua Kontes


Pusat Jaringan Gempa Bumi China secara resmi menetapkan bahwa gempa bumi berkek magnitude 6,7 terjadi pada pukul 11:27 tanggal 16 Juni di Sulawesi, Indonesia (0,95°S, 120,10°E), dengan kedalaman fokus 20 kilometer.
Sumitomo Mitsui: Meskipun hasil pemungutan suara Bank Sentral Jepang tidak terduga, hal itu tidak memengaruhi pasar; Bank Sentral kemungkinan besar tidak akan menerapkan kenaikan suku bunga yang signifikan ke depannya.
Penentuan Otomatis Pusat Jaringan Gempa Bumi China (CENC): Sekitar pukul 11:27 pada tanggal 16 Juni, Gempa Bumi Berkekuatan 7,0 Terjadi di Dekat Pulau Sulawesi, Indonesia (0,99°S, 120,29°E). Hasil Akhir Akan Berdasarkan Laporan Cepat Resmi.
GFZ (Pusat Geosains Jerman): Gempa bumi berkek magnitude 6,39 mengguncang wilayah Sulawesi, Indonesia.
Menyusul kenaikan suku bunga yang diperkirakan oleh Bank Sentral Jepang, Indeks TOPIX pulih dari kerugiannya dan saat ini berada pada posisi stabil.
Menteri Keuangan Pakistan: Rencana sedang disusun untuk menerbitkan obligasi tambahan dalam denominasi Euro, Dolar AS, dan obligasi yang dipatok terhadap Rupee dan diselesaikan dalam Dolar, dengan jumlah spesifik yang belum ditentukan.
Menteri Keuangan Pakistan: Jika konflik dengan Iran mereda, ada ruang untuk peningkatan prospek ekonomi untuk tahun fiskal 2027, tetapi masih terlalu dini untuk merevisi anggaran.
Bank Sentral Jepang menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sesuai perkiraan, mendorong suku bunga acuan ke level tertinggi dalam 31 tahun.
Bank Sentral Jepang menyatakan bahwa mereka akan menerapkan kebijakan moneter sebagaimana mestinya dari perspektif pencapaian target inflasi 2% secara berkelanjutan dan stabil.
Bank Sentral Jepang menyatakan bahwa mereka harus memperhatikan permintaan global terkait kecerdasan buatan dan dampak fluktuasi nilai tukar mata uang asing di masa depan terhadap perekonomian dan harga di Jepang.
Bank Sentral Jepang: Kita Perlu Memberikan Perhatian Khusus Terhadap Dampak Perkembangan Masa Depan di Timur Tengah Terhadap Pasar Keuangan dan Valuta Asing, Ekonomi, dan Harga.
Bank Sentral Jepang: Inflasi CPI Inti Diperkirakan Akan Meningkat Secara Bertahap, Mencapai Tingkat yang Sesuai dengan Target Harga Antara Paruh Kedua Tahun Fiskal 2026 dan Tahun Fiskal 2027
Bank Sentral Jepang: Mekanisme untuk Sinkronisasi Kenaikan Upah dan Harga Secara Moderat Akan Dipertahankan
Bank Sentral Jepang: Pertumbuhan CPI Tahunan Mungkin Akan Meningkat Jauh Lebih Tinggi dari 2%
Bank Sentral Jepang: Pertumbuhan Ekonomi Jepang Mungkin Melambat, Tetapi Diperkirakan Akan Terus Tumbuh Moderat
Bank Sentral Jepang: Kepemilikan Obligasi Pemerintah Jepang Akan Menurun Sekitar 36%-39% Pada Maret 2030 Dibandingkan Juni 2024
Bank Sentral Jepang: Terdapat Risiko Bahwa Potensi Inflasi CPI Dapat Menyimpang Lebih Tinggi dari Target Harga

Presiden ECB Lagarde Berbicara
Zona Euro Output Industri YoY (Apr)S:--
P: --
Zona Euro Akun Perdagangan (Sebelum Penyesuaian Per Kuartal) (Apr)S:--
P: --
Zona Euro Akun Perdagangan (Penyesuaian Per Kuartal) (Apr)S:--
P: --
Zona Euro Output Industri MoM (Apr)S:--
P: --
Zona Euro Total Aset Cadangan (Mei)S:--
P: --
S: --
Kanada Indeks Keyakinan Ekonomi NasionalS:--
P: --
S: --
Kanada Konstruksi Rumah Baru (Mei)S:--
P: --
Kanada Pesanan Baru Manufaktur MoM (Apr)S:--
P: --
S: --
Kanada Pesanan Belum Selesai Manufaktur MoM (Apr)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Tenaga Kerja Manufaktur Fed New York (Jun)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Pesanan Baru Manufaktur Fed NY (Jun)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Akuisisi Harga Produsen Fed New York (Jun)S:--
P: --
S: --
Kanada Stok Grosir MoM (Apr)S:--
P: --
S: --
Kanada Penjualan Grosir YoY (Apr)S:--
P: --
S: --
Kanada Stok Manufaktur MoM (Apr)S:--
P: --
S: --
Kanada Stok Grosir YoY (Apr)S:--
P: --
S: --
Kanada Penjualan Grosir MoM (Penyesuaian Per Kuartal) (Apr)S:--
P: --
Amerika Serikat Indeks Manufaktur Fed New York (Jun)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Output Industri MoM (Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)S:--
P: --
Amerika Serikat Tingkat Utilisasi Industri MoM (Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Output Manufaktur MoM(Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)S:--
P: --
Amerika Serikat Output Industri YoY (Mei)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Tingkat Utilisasi Kapasitas Produksi Manufaktur (Mei)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Pasar Properti NAHB (Jun)S:--
P: --
S: --
Arab Saudi IHK YoY (Mei)S:--
P: --
S: --
China, Daratan Tingkat Pengangguran Perkotaan (Mei)S:--
P: --
S: --
China, Daratan Output Industri YoY (Awal Sampai Akhir Tahun) (Mei)S:--
P: --
S: --
Jepang Suku Bunga Acuan DasarS:--
P: --
S: --
Pernyataan Kebijakan Moneter
Australia Bunga Pinjaman Semalam--
P: --
S: --
Pernyataan Suku Bunga RBA
Konferensi Pers BOJ
Turki Penjualan Retail YoY (Apr)--
P: --
S: --
Zona Euro Upah YoY (kuartal 1)--
P: --
S: --
Zona Euro Indeks Status Ekonomi ZEW (Jun)--
P: --
S: --
Jerman Indeks Sentimen Ekonomi ZEW (Jun)--
P: --
S: --
Kanada Tingkat Penjualan Rumah Siap Huni MoM (Mei)--
P: --
S: --
Zona Euro Biaya Tenaga Kerja YoY (kuartal 1)--
P: --
S: --
Zona Euro Indeks Sentimen Ekonomi ZEW (Jun)--
P: --
S: --
Jerman Indeks Status Ekonomi ZEW (Jun)--
P: --
S: --
Brazil Penjualan Retail MoM (Apr)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Harga Impor YoY (Mei)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Izin Konstruksi MoM (Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Pembangunan Perumahan Baru Tahunan MoM (SA) (Mei)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Harga Ekspor MoM (Mei)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Harga Ekspor YoY (Mei)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Harga Impor MoM (Mei)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Total Izin Konstruksi (Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Jumlah Pembangunan Rumah Baru Tahunan (Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Nilai Penjualan Bisnis Retail Mingguan Redbook YoY--
P: --
S: --
Pidato Kepala Ekonom ECB Lane
Amerika Serikat Stok Minyak Olahan API Mingguan--
P: --
S: --
Amerika Serikat Stok Bensin API Mingguan--
P: --
S: --
Amerika Serikat Stok Minyak Mentah Cushing API Mingguan--
P: --
S: --
Amerika Serikat Stok Minyak Mentah API Mingguan--
P: --
S: --
Jepang Indeks Difusi Manufaktur Reuters Tanken (Jun)--
P: --
S: --
Jepang Indeks Difusi Non-Manufaktur Reuters Tanken (Jun)--
P: --
S: --
Jepang Impor YoY (Mei)--
P: --
Jepang Ekspor YoY (Mei)--
P: --
S: --
Jepang Neraca Perdagangan (Sebelum Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)--
P: --













































Tidak Ada Data Yang Cocok
Lihat Semua

Tidak ada data
Pahami faktor pendorong lonjakan harga minyak mentah Brent NYMEX, pengaruh krisis geopolitik di Selat Hormuz, serta perbedaan kontrak berjangka ICE dan NYMEX bagi investor.
Memantau pasar minyak mentah Brent NYMEX sangat penting bagi investor energi saat ini. Dalam panduan ini, Anda akan mempelajari bagaimana guncangan pasokan geopolitik, kondisi backwardation pada kurva berjangka, dan dinamika permintaan global mendorong harga saat ini. Baik Anda mentransaksikan kontrak berjangka secara langsung maupun mencari eksposur di sektor energi, analisis ini menyajikan wawasan yang diperlukan untuk menavigasi pasar minyak mentah yang volatil.

Pada akhir April 2026, data harga live minyak mentah Brent dan NYMEX menunjukkan volatilitas yang luar biasa. Kontrak berjangka Brent bulan terdepan (front-month) telah melonjak melewati level $110 per barel, yang terutama dipicu oleh kendala pasokan fisik yang belum pernah terjadi sebelumnya di Timur Tengah.
Meskipun Intercontinental Exchange (ICE) mengelola tolok ukur (benchmark) global utama, Chicago Mercantile Exchange (CME Group) menawarkan kontrak berjangka minyak mentah Brent NYMEX dengan simbol ticker BZ. Perbedaan utamanya terletak pada mekanisme penyelesaiannya. Kontrak Brent NYMEX diselesaikan secara tunai (cash-settled) berdasarkan harga Indeks Brent ICE, alih-alih memerlukan pengiriman fisik komoditas yang mendasarinya. Hal ini menjadikannya instrumen yang efisien bagi trader institusional maupun ritel untuk melakukan lindung nilai (hedging) terhadap volatilitas energi global.
Minyak Brent saat ini diperdagangkan dengan premium yang signifikan dibandingkan West Texas Intermediate (WTI). Sementara Brent tetap tertahan di atas $110, kontrak berjangka WTI bergerak di kisaran $96 hingga $105. Hal ini mencerminkan pelebaran spread sekitar $5 hingga $15 per barel, tergantung pada berita geopolitik harian. Selisih harga ini menggarisbawahi risiko langsung terhadap minyak mentah internasional jalur laut, dibandingkan dengan produksi Amerika Utara yang berbasis daratan.
Blokade Selat Hormuz yang terus berlanjut di tahun 2026 telah sangat menghambat perdagangan minyak global, menghilangkan jutaan barel pasokan harian. Kendala fisik ini menjadi katalis utama yang mendorong harga naik secara agresif. Secara bersamaan, Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan pengunduran dirinya dari OPEC, yang berlaku efektif mulai 1 Mei 2026. Meskipun keluarnya UEA menandakan potensi membanjirnya pasokan tambahan ke pasar di masa depan, dampak langsungnya terhadap harga minyak Brent NYMEX masih tertutup oleh krisis Hormuz, yang menghalangi barel-barel tersebut mencapai pembeli global dengan mudah.
Terlepas dari guncangan di sisi penawaran, permintaan dasar tetap menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Tiongkok terus membangun Cadangan Minyak Strategis (SPR), mengimpor volume besar untuk memperkuat keamanan energi domestik di tengah ketidakpastian global. Sementara itu, Eropa mengalami tekanan impor yang parah di pusat-pusat utama seperti Rotterdam. Kurangnya sumber energi alternatif yang cepat di benua tersebut memaksa pembeli Eropa membayar harga spot premium untuk mengamankan kargo yang terbatas, memperkuat momentum bullish di pasar energi global.
Komoditas energi dihargai dalam dolar AS, yang berarti fluktuasi mata uang berdampak langsung pada daya beli. Guncangan energi baru-baru ini telah menyulut kembali kekhawatiran inflasi global, memicu ekspektasi bahwa bank sentral, khususnya Federal Reserve AS, akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama. Dolar AS yang terus menguat biasanya membuat minyak menjadi lebih mahal bagi pasar negara berkembang (emerging markets), yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan permintaan (demand destruction). Namun, kelangkaan pasokan fisik yang akut saat ini mengesampingkan dampak bearish yang biasanya ditimbulkan oleh penguatan dolar.
Kurva berjangka Brent saat ini berada dalam kondisi backwardation yang tajam, menandakan kelangkaan fisik yang luar biasa. Kontrak bulan terdepan diperdagangkan dengan premium masif dibandingkan kontrak berjangka jangka panjang, di mana harga pengiriman jangka pendek jauh lebih tinggi daripada kontrak yang jatuh tempo pada akhir 2026 atau 2027. Kondisi backwardation ekstrem ini memaksa pelaku lindung nilai komersial dan kilang minyak untuk membayar biaya tinggi demi pasokan segera, membuktikan bahwa pasar sedang memperhitungkan kepanikan jangka pendek daripada defisit struktural jangka panjang.
Analis teknikal mengawasi level $100 per barel sebagai batas bawah psikologis dan teknikal yang baru. Jika terjadi terobosan diplomatik, harga bisa menguji level bawah ini dengan cepat. Di sisi atas, resistance tertahan kuat di dekat level tertinggi tahunan yakni $119 hingga $120. Penembusan yang berkelanjutan di atas $120 akan membuka pintu teknikal menuju ambang batas historis $140. Investor yang mengevaluasi saham terbaik untuk dibeli sekarang sering kali menggunakan level resistance ini untuk menentukan waktu masuk ke sektor energi yang lebih luas.
Kontrak berjangka minyak Brent terutama ditransaksikan oleh produsen komersial, maskapai penerbangan besar, dan dana lindung nilai (hedge fund) institusional. Baik bursa ICE maupun NYMEX menawarkan lingkungan yang sangat likuid, meskipun aturan kontrak spesifik mereka sedikit berbeda.
| Spesifikasi | Brent NYMEX (BZ) | Brent ICE (B) |
|---|---|---|
| Ukuran Kontrak | 1.000 barel | 1.000 barel |
| Penyelesaian | Tunai (Finansial) | Fisik / Opsi Tunai |
| Ukuran Tick | $0,01 per barel ($10/kontrak) | $0,01 per barel ($10/kontrak) |
| Jam Perdagangan | Minggu-Jumat, 18:00 – 17:00 (ET) | Minggu-Jumat, 20:00 – 18:00 (ET) |
Perdagangan kontrak berjangka minyak mentah membutuhkan setoran modal yang dikenal sebagai margin awal, yang berfungsi sebagai jaminan kinerja. Mengingat volatilitas ekstrem seputar krisis energi 2026, lembaga kliring menyesuaikan persyaratan margin secara dinamis untuk melindungi bursa. Jika saldo akun turun di bawah ambang batas margin pemeliharaan (maintenance margin) akibat pergerakan harga yang merugikan, broker akan menerbitkan margin call, yang mengharuskan trader untuk segera menyetor dana tambahan atau menghadapi likuidasi posisi.
Lembaga keuangan besar telah merevisi prakiraan mereka ke arah atas secara drastis. Citigroup baru-baru ini memproyeksikan bahwa jika blokade Selat Hormuz berlanjut hingga Juni 2026, harga Brent bisa melonjak menuju $150 per barel. Sebaliknya, model dari Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan bahwa setelah premi risiko geopolitik memudar dan penambahan inventaris global berlanjut, harga bisa turun kembali ke kisaran $70–$80 pada akhir tahun.
Risiko kenaikan yang paling signifikan adalah hancurnya infrastruktur ekspor minyak alternatif di Arab Saudi atau UEA, yang akan menghilangkan penyangga pasokan terakhir yang tersisa di pasar. Di sisi bawah, penyelesaian diplomatik yang cepat dan pembukaan kembali jalur pelayaran maritim akan secara instan meruntuhkan premi risiko geopolitik saat ini. Hasil yang biner ini berarti trader harus tetap sangat waspada terhadap berita internasional daripada hanya mengandalkan grafik teknikal.
Bagaimana harga Brent berdampak pada biaya bensin dan solar global? Karena Brent berfungsi sebagai tolok ukur harga utama bagi lebih dari separuh minyak mentah yang diperdagangkan di dunia, harganya secara langsung menentukan biaya grosir produk sulingan. Ketika harga Brent melonjak, konsumen global akan merasakan kenaikan biaya ritel untuk bensin maupun solar di SPBU.
Apakah kontrak minyak mentah Brent NYMEX diselesaikan secara tunai atau pengiriman fisik? Kontrak minyak mentah Brent NYMEX sepenuhnya diselesaikan secara tunai berdasarkan harga Indeks Brent ICE pada saat jatuh tempo. Hal ini memungkinkan trader untuk berspekulasi pada harga minyak internasional tanpa beban logistik dari pengiriman fisik barel minyak.
Platform broker ritel mana yang menawarkan akses ke kontrak berjangka Brent NYMEX? Sebagian besar broker ritel besar yang mendukung komoditas, termasuk Interactive Brokers, TradeStation, dan Charles Schwab, menyediakan akses pasar langsung ke kontrak berjangka energi NYMEX. Trader hanya perlu mendapatkan persetujuan untuk perdagangan berjangka dan menjaga tingkat margin yang memadai.
Menavigasi pasar minyak mentah Brent NYMEX memerlukan pemahaman mendalam tentang katalis geopolitik, rantai pasokan fisik, dan struktur kurva teknikal. Seiring guncangan energi di Timur Tengah yang terus mengganggu perdagangan global, investor harus tetap gesit. Dengan memantau spread tolok ukur, persyaratan margin, dan berita utama geopolitik, Anda dapat mengelola risiko portofolio dengan lebih baik.
Berdagang Instrumen Keuangan Seperti Saham, Mata Uang, Komoditas, Kontrak Berjangka, Obligasi, Dana, Atau Mata Uang Kripto Adalah Perilaku Berisiko Tinggi, Termasuk Kehilangan Sebagian Atau Seluruh Jumlah Investasi Anda, Sehingga Perdagangan Tidak Cocok Untuk Semua Investor.
Anda Harus Melakukan Uji Tuntas Anda Sendiri, Menggunakan Penilaian Anda Sendiri, Dan Berkonsultasi Dengan Penasihat Yang Memenuhi Syarat Saat Membuat Keputusan Keuangan Apa Pun. Konten Situs Web Ini Tidak Ditujukan Kepada Anda, Situasi Keuangan Atau Kebutuhan Anda Juga Tidak Diperhitungkan. Informasi Yang Terdapat Di Situs Web Ini Belum Tentu Tersedia Secara Waktu Nyata, Juga Belum Tentu Akurat. Setiap Pesanan Atau Keputusan Keuangan Lainnya Yang Anda Buat Sepenuhnya Menjadi Tanggung Jawab Anda Dan Anda Tidak Boleh Bergantung Pada Informasi Apa Pun Yang Disediakan Melalui Situs Web. Kami Tidak Memberikan Jaminan Apa Pun Untuk Informasi Apa Pun Di Situs Web Dan Tidak Bertanggung Jawab Atas Kerugian Transaksi Apa Pun Yang Mungkin Timbul Dari Penggunaan Informasi Apa Pun Di Situs Web.
Dilarang Menggunakan, Menyimpan, Menggandakan, Menampilkan, Memodifikasi, Menyebarluaskan Atau Mendistribusikan Data Yang Terdapat Dalam Situs Web Ini Tanpa Izin Tertulis Dari Situs Web Ini. Semua Hak Kekayaan Intelektual Dilindungi Oleh Pemasok Dan Bursa Yang Menyediakan Data Yang Terdapat Di Situs Web Ini.
Tidak Masuk
Masuk untuk mengakses lebih banyak fitur
Masuk
Daftar