
Trade Nation telah menunjuk veteran industri Luis Raposo dos Santos sebagai Chief Executive Officer (CEO) barunya untuk Portugal, menurut pembaruan di profil LinkedIn-nya. Ia akan berbasis di Lisbon, tempat perusahaan pialang tersebut secara bertahap membangun operasi lokalnya.
Langkah ini menyusul keputusan Trade Nation tahun lalu untuk mendirikan entitas khusus di Portugal. Pada saat itu, perusahaan pialang tersebut mulai merekrut untuk beberapa posisi yang berfokus pada kepatuhan, termasuk Kepala Kepatuhan, Manajer Risiko, dan Administrator Sistem, yang menandakan komitmen jangka panjang terhadap pasar daripada kehadiran yang bersifat sementara.
Dos Santos bergabung dengan Trade Nation dari Finalto, tempat ia menghabiskan dua tahun terakhir sebagai Direktur Penjualan untuk LATAM, bekerja dari London. Sebelumnya, ia memegang peran senior di bidang komersial dan pertumbuhan di sejumlah perusahaan pialang ternama, termasuk Markets.com, Vida Markets, dan Trading 212.
Sebelumnya dalam kariernya, dos Santos juga bekerja di IG Group, London Capital Group, dan Blackwell Global, yang mencakup pengembangan bisnis, kemitraan, dan orientasi klien. Latar belakangnya mencakup lingkungan ritel dan institusional, dengan fokus kuat pada membangun tim dan meningkatkan skala operasi regional.
Pengangkatan ini terjadi seiring Trade Nation terus membentuk kembali tim kepemimpinannya. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan pialang ini telah mendatangkan Kypros Zoumidou sebagai Direktur Pelaksana dan Philippe Capelle juga bergabung sebagai Kepala Pemasaran , menambah bobot lebih lanjut pada jajaran senior.
Dari sisi bisnis, Trade Nation baru-baru ini melaporkan kembalinya profitabilitas di Inggris. Untuk tahun keuangan yang berakhir pada 30 November 2024, perusahaan membukukan laba bersih hampir £1 juta, menandai perubahan tajam dari kerugian tahun sebelumnya. Pendapatan dan laba operasional keduanya meningkat secara signifikan, didukung oleh pengendalian biaya yang lebih ketat.
Dengan dos Santos kini memimpin Portugal, Trade Nation tampaknya sedang meletakkan dasar untuk fase pertumbuhan Eropa berikutnya.
