FastBull BrokersView
Masuk

Korea Utara Dilaporkan Menangkap Mantan Peretas Militer Terkait Skema Pencucian Uang Kripto

8 jam yang lalu BrokersView

Menurut laporan Daily NK, pihak berwenang Korea Utara dilaporkan telah menangkap sekelompok mantan personel militer yang bertugas di bidang siber, yang dituduh mencuri dana negara dari dua bank yang dikendalikan pemerintah dan mencuci hasil kejahatan tersebut melalui mata uang kripto. Klaim tersebut belum diverifikasi secara independen.

 

Para tersangka diduga menyusup ke sistem internal Bank Sentral Korea Utara dan Bank Perdagangan Luar Negeri, mengalihkan mata uang asing dan dana perdagangan negara sebelum mentransfer aset tersebut ke dompet mata uang kripto di luar negeri. Pihak berwenang dilaporkan mengungkap skema tersebut setelah mengidentifikasi penyimpangan dalam persetujuan pembayaran mata uang asing dan upaya akses mencurigakan dari alamat IP luar negeri.

 

Menurut laporan tersebut, kelompok itu memecah transaksi menjadi banyak transfer kecil untuk mengurangi kemungkinan terdeteksi. Aset curian tersebut diduga dikonversi menjadi mata uang kripto sebelum dicairkan melalui broker over-the-counter Tiongkok, dengan penyelesaian difasilitasi oleh kontak di kota-kota perbatasan Korea Utara termasuk Sinuiju dan Hyesan. Jaringan tersebut dilaporkan mengandalkan platform pesan terenkripsi, perangkat seluler yang tidak terdaftar, dan peralatan komunikasi nirkabel Tiongkok.

 

Para penyelidik dilaporkan telah melacak aktivitas tersebut ke sebuah rumah persembunyian di Pyongyang, tempat beberapa tersangka ditangkap selama penggerebekan pada 12 Juli. Pihak berwenang dilaporkan menyita peralatan komputer dan perangkat komunikasi yang diyakini telah digunakan dalam operasi tersebut.

 

Kasus ini menonjol karena Korea Utara lebih sering dikaitkan dengan kelompok siber yang didukung negara yang menargetkan bursa mata uang kripto asing dan platform aset digital. Dalam kasus ini, para pelaku yang diduga adalah mantan personel intelijen siber yang dituduh menggunakan teknik serupa terhadap lembaga keuangan domestik.

 

Perusahaan intelijen blockchain sebelumnya telah mengidentifikasi kelompok-kelompok yang terkait dengan Korea Utara sebagai salah satu peserta paling aktif dalam pencurian mata uang kripto global. Penangkapan yang dilaporkan, jika dikonfirmasi, menyoroti bagaimana jaringan pencucian kripto yang melibatkan broker lintas batas dan transfer blockchain yang terfragmentasi terus menghadirkan tantangan bagi investigasi kejahatan keuangan dan penegakan hukum aset digital.

Bagikan

Memuat...