FastBull BrokersView
Masuk

Regulator Keuangan Inggris Memulai Pengawasan terhadap Pihak Ketiga Penting Setelah Penetapan oleh Departemen Keuangan

2026-07-13 BrokersView

Regulator keuangan Inggris akan mulai mengawasi pihak ketiga kritis (CTP) mulai 13 Juli 2026, memperkenalkan kerangka kerja baru yang bertujuan untuk mengurangi risiko sistemik yang disebabkan oleh kegagalan pada penyedia teknologi dan layanan utama yang mendukung pasar keuangan.

 

CTP (Critical Transfer Providers) pertama yang ditunjuk mencakup empat penyedia teknologi dan komputasi awan global: Amazon Web Services (AWS), Google Cloud, Microsoft, dan Oracle. Bank of England, Prudential Regulation Authority (PRA), dan Financial Conduct Authority (FCA) akan bersama-sama mengawasi perusahaan-perusahaan ini, dengan fokus pada ketahanan layanan penting yang mereka berikan kepada lembaga keuangan Inggris.

 

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kekhawatiran atas ketergantungan sektor keuangan pada sejumlah kecil penyedia teknologi. Pada Oktober 2025, gangguan AWS mengganggu layanan di berbagai industri , termasuk platform perdagangan dan perusahaan pialang. Platform seperti Robinhood dan Coinbase mengalami masalah layanan sementara, dengan beberapa pengguna tidak dapat mengakses akun atau melakukan transaksi. Insiden tersebut menyoroti bagaimana kegagalan pada penyedia cloud utama dapat dengan cepat memengaruhi operasi keuangan, bahkan ketika masalah tersebut tidak terkait langsung dengan infrastruktur pasar.

 

Di bawah rezim baru ini, CTP (Clinical and Transfer Providers) yang ditunjuk akan diwajibkan untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko, menjaga komunikasi dengan regulator dan perusahaan keuangan, serta meningkatkan kemampuan respons insiden. Namun, pengawasan ini tidak menggantikan kewajiban yang ada bagi bank, pialang, dan perusahaan teregulasi lainnya, yang tetap bertanggung jawab untuk mengelola risiko outsourcing dan rencana kontingensi mereka sendiri.

 

Pihak berwenang mengatakan kerangka kerja ini dirancang untuk memperkuat ketahanan operasional di seluruh sistem keuangan Inggris karena penyedia teknologi semakin terintegrasi dalam layanan keuangan. Inisiatif ini juga sejalan dengan pendekatan internasional serupa, termasuk Undang-Undang Ketahanan Operasional Digital (DORA) Uni Eropa, karena pihak berwenang berupaya mengatasi risiko yang ditimbulkan oleh ketergantungan yang terkonsentrasi pada infrastruktur teknologi kritis.

Bagikan

Memuat...