
BrokersView mengidentifikasi 24 broker berisiko tinggi antara 25 Mei dan 31 Mei 2026, berdasarkan peringatan regulasi, kurangnya otorisasi, dan praktik operasional yang mencurigakan.
Daftar tersebut mencakup pialang yang telah ditandai oleh regulator utama seperti Otoritas Perilaku Keuangan Inggris (FCA), Otoritas Pengawasan Keuangan Federal Jerman (BaFin), Komisi Pasar Sekuritas Nasional Spanyol (CNMV), CONSOB Italia, dan ASIC Australia. Beberapa pialang lainnya ditemukan beroperasi tanpa pengawasan regulasi yang dapat diverifikasi.
Perlu dicatat, tidak satu pun dari 24 broker tersebut terdaftar di register regulasi resmi mana pun. Mereka yang menerima peringatan resmi, entah tidak pernah memiliki lisensi yang sah atau otorisasi mereka telah dicabut atau dibatalkan.
Broker tidak berlisensi (sebagian) yang dilaporkan oleh BrokersView antara 25–31 Mei 2026 :

Broker yang tidak teregulasi mencakup 45,8% dari daftar minggu ini. Sebelas platform ditemukan beroperasi tanpa pengawasan regulasi, termasuk WIZOE, Gpro Market, Baba Forex, Zynerix, Zebtix, EXO Markets, KGP Markets, StartBine Broker, Burjex Prime, Niivesh Capital, dan Zuperior.
Investor yang berurusan dengan platform semacam itu menghadapi risiko signifikan, termasuk terbatasnya upaya hukum, kurangnya perlindungan dana, dan potensi penipuan penarikan dana.
Lembaga pengawas keuangan Jerman (BaFin) memimpin kegiatan penegakan hukum minggu ini, mengeluarkan peringatan terhadap lima pialang yang diduga menawarkan layanan keuangan tanpa izin yang diperlukan.
Sementara itu, FCA dan CNMV masing-masing memberikan peringatan kepada tiga broker. FCA melanjutkan penindakannya terhadap perusahaan kloning dan platform kripto dan forex yang tidak berizin, sementara CNMV fokus pada broker lepas pantai yang menargetkan investor ritel Spanyol.
Di antara para broker yang teridentifikasi, OasisBF menonjol setelah menerima peringatan serentak dari CNMV Spanyol dan CONSOB Italia. Tindakan regulasi ganda sering kali menunjukkan bahwa sebuah platform secara aktif mencari klien di berbagai yurisdiksi Eropa tanpa izin.
Sebelum membuka rekening dengan broker mana pun, investor harus secara independen memverifikasi status regulasinya melalui basis data regulator resmi. Broker yang tidak berlisensi dan tidak berizin seringkali membuat klien menghadapi risiko yang lebih tinggi, termasuk masalah penarikan dana, pembatasan rekening, dan kehilangan dana.
Jika sebuah platform tidak diatur—atau lebih buruk lagi, muncul dalam daftar peringatan—dana Anda berisiko serius. Dalam lingkungan perdagangan digital saat ini, uji tuntas bukanlah pilihan—melainkan suatu keharusan.
Jika Anda menemukan broker yang mencurigakan atau melakukan penipuan di pasar keuangan, ajukan pengaduan melalui BrokersView untuk melindungi hak investor dan mencegah lebih banyak orang menjadi korban penipuan.
Jika Anda memiliki pertanyaan tentang broker, Anda dapat bertanya kepada BrokersView. Tim kami akan memberikan jawaban terperinci secara gratis.
Penafian: Daftar ini didasarkan pada peringatan peraturan yang tersedia untuk umum dan verifikasi internal. Ini bukan merupakan nasihat hukum atau penentuan akhir atas status entitas mana pun.