FastBull BrokersView
Masuk

Lima Tersangka Akan Diadili di Singapura Atas Peran Sebagai Kurir Uang dan Aktivitas Penipuan Investasi

2026-01-18 BrokersView

Kepolisian Singapura (SPF) mengumumkan bahwa tiga pria, seorang wanita, dan seorang remaja laki-laki, berusia 18 hingga 32 tahun, akan didakwa di pengadilan pada 16 Januari 2026 karena diduga terlibat dalam kegiatan penyelundupan uang dan penipuan. Dakwaan tersebut meliputi penipuan, akses tanpa izin ke sistem komputer, pengungkapan kredensial Singpass, membantu menyimpan hasil kejahatan, dan konspirasi untuk melakukan penipuan.

 

Rincian Kasus

    • Pria berusia 32 tahun: Diduga memberikan Singpass dan detail login banknya kepada orang tak dikenal pada tahun 2022 saat mengajukan pinjaman online. Kredensialnya digunakan untuk membuka tiga rekening bank yang terkait dengan sindikat penipuan. Dia menghadapi dua dakwaan pengungkapan kode akses tanpa izin dan membantu akses komputer tanpa izin.
    • Pria berusia 21 tahun: Diduga menyerahkan tiga rekening bank dan detail Singpass-nya pada tahun 2024 setelah dijanjikan pembayaran yang tidak pernah diterimanya. Rekening dan kredensialnya digunakan untuk membuka lima rekening lagi untuk sindikat penipuan. Dia menghadapi delapan dakwaan.
    • Seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun: Diduga membuka dua rekening bank pada April 2025, dengan maksud menyerahkan detail login kepada sindikat kriminal untuk pembayaran yang dijanjikan. Ia hanya menerima $1.000. Ia menghadapi empat dakwaan.
    • Pria berusia 25 tahun: Diduga menipu tiga korban antara tahun 2022 dan 2023, termasuk seorang kenalan dan dua orang yang dikenalnya melalui aplikasi kencan, dengan meminta mereka mentransfer $85.300 untuk investasi fiktif. Ia menghadapi tiga dakwaan penipuan.
    • Wanita berusia 20 tahun: Diduga membuka tiga rekening bank pada tahun 2022–2023, dengan maksud menjual detail login kepada penipu. Ia dijanjikan $700 per rekening tetapi hanya menerima $1.400. Ia menghadapi enam dakwaan.

 

Pernyataan Polisi

 

SPF menekankan bahwa mereka menanggapi serius tindak pidana terkait penipuan dan akan mengambil tindakan terhadap pihak yang terlibat. Masyarakat dihimbau untuk menolak tawaran uang tunai cepat sebagai imbalan atas kredensial Singpass atau rekening bank, karena tindakan tersebut dapat menjadikan mereka kaki tangan dalam kegiatan kriminal.

 

Kepolisian Singapura menempatkan lebih dari 140 individu di bawah penyelidikan dalam operasi anti-penipuan pada akhir Desember 2025 .

Bagikan

Memuat...