FastBull BrokersView
Masuk

Kelompok Konsumen Uni Eropa Menuduh Meta, TikTok, dan Google Terkait Iklan Penipuan Keuangan

2026-05-22 BrokersView

Organisasi konsumen Eropa telah mengajukan pengaduan terhadap Meta, TikTok, dan Google atas dugaan kegagalan untuk mengekang iklan keuangan palsu yang terkait dengan penipuan investasi dan perdagangan di platform mereka.

 

Keluhan yang diajukan oleh BEUC dan 29 kelompok konsumen dari 27 negara tersebut menuduh platform-platform tersebut gagal menghapus iklan penipuan secara efektif meskipun memiliki kewajiban berdasarkan Undang-Undang Layanan Digital (DSA) Uni Eropa.

 

Menurut organisasi-organisasi tersebut, hampir 900 iklan yang diduga penipuan terkait layanan keuangan dan skema investasi dilaporkan antara Desember 2025 dan Maret 2026. Namun, hanya 27% dari iklan tersebut yang dihapus, sementara lebih dari setengah laporan diduga ditolak atau diabaikan.

 

Kelompok konsumen memperingatkan bahwa banyak iklan tersebut mempromosikan platform investasi palsu, layanan perdagangan fiktif, dan skema keuangan dengan imbal hasil tinggi yang mampu menjangkau ratusan juta pengguna di seluruh Eropa.

 

Keluhan tersebut menyatakan bahwa platform-platform tersebut gagal menerapkan pengamanan yang memadai terhadap kampanye penipuan keuangan yang berulang, meskipun pengawasan regulasi terhadap penipuan investasi online dan kerugian terkait penipuan semakin meningkat.

 

Berdasarkan DSA, platform online besar diwajibkan untuk menilai dan mengurangi risiko sistemik yang terkait dengan konten ilegal, termasuk penipuan keuangan dan iklan palsu. Kelompok konsumen mendesak regulator Eropa untuk menyelidiki apakah Meta, TikTok, dan Google melanggar kewajiban tersebut dan untuk menjatuhkan sanksi jika ketidakpatuhan terus berlanjut.

 

Keluhan-keluhan ini muncul seiring dengan meningkatnya tekanan dari regulator di seluruh dunia terhadap media sosial dan platform periklanan digital atas peran mereka dalam penyebaran penipuan investasi, penipuan peniruan identitas, dan promosi perdagangan kripto palsu yang menargetkan investor ritel.

 

Meta dan Google membela langkah-langkah anti-penipuan mereka, dengan menyatakan bahwa sejumlah besar iklan palsu dihapus secara proaktif melalui sistem deteksi otomatis dan alat pemantauan berbasis AI.

Bagikan

Memuat...