
Broker Trading 212 yang berbasis di Inggris mengatakan akan mengembalikan antarmuka portofolio sebelumnya bulan depan, menyusul kritik luas dari pengguna atas desain ulang aplikasi perdagangannya baru-baru ini.
Tata letak baru, yang diperkenalkan pada pertengahan Desember, menggantikan daftar aset tradisional dengan desain "gaya gelembung" yang menampilkan kartu bulat dan menu berlapis. Hampir seketika, pengguna mengeluh di forum perusahaan dan media sosial bahwa pembaruan tersebut mengurangi kegunaan dan mengaburkan informasi penting.
Dalam unggahan tertanggal 24 Desember, perwakilan Trading 212 mengakui reaksi negatif tersebut, menulis: "Kami menghargai masukan Anda dan memahami kekhawatiran yang ada. Berdasarkan apa yang telah kami dengar, kami akan merilis pembaruan pada bulan Januari yang mengembalikan tata letak sebelumnya."
Para trader menyebutkan beberapa masalah dengan desain ulang tersebut, termasuk penggunaan ruang layar yang tidak efisien dan perlunya ketukan tambahan untuk mengakses data portofolio dasar. Beberapa pengguna mengatakan kepemilikan aset tersembunyi di balik bilah pencarian, sementara yang lain mencatat bahwa nilai numerik telah dihapus dari grafik portofolio dan jumlah yang dicadangkan tidak lagi muncul untuk pesanan yang tertunda.
Reaksi tersebut meluas melampaui kritik terhadap fungsionalitas. Seorang pengguna membuat akun dengan nama "IHateTheNewLayout" untuk menyoroti ketidakpuasan, sementara pengguna lain mempertanyakan penghapusan sumbu grafik, dengan alasan bahwa aplikasi tersebut digunakan untuk mengelola tabungan jangka panjang, bukan investasi jangka pendek.
Beberapa pengguna juga memperingatkan bahwa mereka mempertimbangkan untuk beralih ke platform pesaing, sebuah pesan yang menyebar di Reddit dan ulasan toko aplikasi. Menurut keterangan pengguna, tanggapan awal dari dukungan pelanggan menggambarkan desain ulang tersebut sebagai keputusan bisnis yang tetap, sebelum perusahaan membatalkan keputusan tersebut di tengah tekanan yang berkelanjutan.
Kejadian ini bukanlah kali pertama Trading 212 menghadapi kritik terkait perubahan antarmuka. Pembaruan sebelumnya pada tahun 2025 menuai keluhan serupa, yang mendorong seruan baru dari pengguna untuk program pengujian beta dan keterlibatan komunitas yang lebih besar sebelum perubahan desain besar diluncurkan.