FastBull BrokersView
Masuk

Pria Ahmedabad Kehilangan ₹4,4 Juta dalam Penipuan Trading Forex di Instagram-Telegram

2025-11-06 BrokersView

Seorang perwakilan medis berusia 25 tahun dari Ahmedabad, India, dilaporkan kehilangan ₹4,4 juta dalam penipuan perdagangan daring yang beroperasi melalui iklan Instagram dan grup Telegram.

 

Korban terpikat pada bulan Januari oleh iklan media sosial yang mempromosikan platform perdagangan yang menawarkan imbal hasil tinggi untuk investasi mata uang kripto dan valas. Setelah mendaftar, ia dihubungi oleh seorang wanita bernama "Janvi Sharma", yang mengaku mewakili departemen pemasaran perusahaan tersebut.

 

Tak lama kemudian, ia ditambahkan ke grup Telegram bernama "Deep Win Trader", di mana ia menerima "tips trading" harian dan tangkapan layar berisi profit palsu. Yakin dengan profit palsu tersebut, ia melakukan 296 pembayaran antara Januari dan Agustus melalui beberapa ID Unified Payments Interface (UPI) dan kanal daring yang terhubung ke platform palsu tersebut, dengan total pembayaran sebesar ₹4,4 juta dari rekening pribadi dan keluarga.

 

Menurut kepolisian kejahatan siber Ahmedabad, penipuan tersebut menggunakan iklan Instagram, dasbor palsu, dan menyamar sebagai eksekutif keuangan untuk membangun kredibilitas. Dana tersebut disalurkan melalui berbagai dompet digital dan rekening bank di berbagai negara bagian untuk mengaburkan jejak uang.

 

“Korban diiming-imingi keuntungan cepat, diperlihatkan keuntungan palsu melalui dasbor yang dimanipulasi, dan dibujuk untuk berinvestasi kembali hingga dana mereka habis,” ujar seorang penyidik.

 

Polisi kini sedang melacak ID UPI dan akun penerima manfaat yang terlibat. Kasus ini mencerminkan tren penipuan investasi berbasis media sosial yang semakin meningkat di seluruh India. Laporan kasus terbaru BrokersView melibatkan tiga individu muda yang mengidentifikasi diri mereka sebagai "Profesor", "Amanda", dan "Denver", yang diduga mendalangi pencurian siber senilai 2500 juta rupee .

 

BrokersView Mengingatkan Anda

 

Tidak ada perusahaan perdagangan resmi yang beroperasi melalui iklan Instagram atau grup Telegram. Hindari platform yang menjanjikan keuntungan cepat atau membatasi penarikan. Selalu verifikasi status perizinan dan peraturan sebelum berinvestasi.

 

Jika Anda menemukan skema serupa, laporkan ke otoritas setempat untuk diselidiki atau ke BrokersView untuk pemaparan publik.

Bagikan

Memuat...