FastBull BrokersView
Masuk

Polisi Korea Selatan Berantas Jaringan Penipuan Investasi TikTok yang Menggunakan Kurir Uang Tunai Asing

قبل 8 ساعات BrokersView

Polisi Korea Selatan telah menangkap dua warga negara asing yang diduga bertindak sebagai kurir uang tunai untuk jaringan penipuan investasi yang diduga menargetkan korban melalui siaran langsung TikTok dan peluang investasi saham palsu.

 

Menurut polisi setempat, kedua warga negara Uzbekistan itu ditahan dan diserahkan kepada jaksa penuntut umum atas dugaan menerima hasil penipuan dan mentransfer dana ke organisasi kriminal yang lebih luas.

 

Para penyelidik mengatakan kelompok tersebut mempromosikan peluang investasi palsu yang terkait dengan perusahaan yang terdaftar di Kosdaq melalui TikTok, menjanjikan keuntungan yang tidak realistis sebesar 600% hingga 1.000%. Para korban kemudian dipindahkan ke grup obrolan daring pribadi, di mana mereka dibujuk untuk mentransfer uang setelah diperlihatkan hasil investasi palsu.

 

Skema tersebut diduga mengumpulkan sekitar 80 juta won ($55.400) dari para korban melalui transfer bank dan pembayaran tunai secara langsung. Dalam satu kasus, seorang korban diberitahu bahwa uang tunai atau emas tambahan diperlukan untuk menarik keuntungan investasi yang seharusnya diperoleh. Kelompok kriminal tersebut kemudian mengirim kurir untuk mengambil tambahan 50 juta won dalam bentuk tunai.

 

Polisi menemukan bahwa para tersangka menggunakan kendaraan sewaan untuk bertemu korban dan mengangkut dana. Para penyidik ​​melacak kendaraan tersebut dan menangkap kedua tersangka di Cheongju, sambil terus berupaya mengidentifikasi para penyelenggara dan peserta lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

 

Pihak berwenang mengatakan kelompok tersebut tampaknya menggunakan struktur berlapis, dengan beberapa kurir menangani transfer antara korban dan operator tingkat atas. Pengaturan ini dirancang untuk mempersulit penyelidik melacak pergerakan hasil kejahatan.

 

Kepolisian Korea Selatan semakin memfokuskan perhatian pada kurir uang asing yang terkait dengan jaringan penipuan keuangan, karena kelompok kriminal menggunakan perantara untuk memindahkan dana yang diperoleh melalui penipuan investasi dan operasi phishing suara.

 

Investigasi masih berlangsung karena pihak berwenang sedang memeriksa apakah ada korban dan kurir tambahan yang terkait dengan skema tersebut.

Bagikan

Memuat...