FastBull BrokersView
Masuk

Korea Selatan Memperluas Penindakan Anti-Phishing dengan Deteksi AI dan Pembekuan Akun yang Lebih Cepat

2026-05-29 BrokersView

Komisi Jasa Keuangan (FSC), badan pengawas keuangan tertinggi Korea Selatan, meningkatkan upaya untuk memerangi kejahatan keuangan terkait phishing dan penipuan daring melalui koordinasi antar lembaga yang lebih ketat, perluasan kewenangan pembekuan rekening, dan peningkatan sistem deteksi penipuan berbasis AI.

 

Berdasarkan pedoman baru yang akan diluncurkan pada bulan Juni, bank dan lembaga keuangan akan diizinkan untuk memberlakukan pembekuan darurat hingga 72 jam pada rekening yang dicurigai terkait dengan jenis penipuan baru, termasuk penipuan percintaan dan penipuan investasi. Sebelumnya, banyak dari penipuan ini berada di luar klasifikasi phishing suara tradisional, sehingga membatasi tindakan penegakan hukum.

 

FSC menyatakan bahwa perusahaan keuangan, lembaga penegak hukum, dan regulator juga akan membangun kerangka kerja berbagi informasi yang lebih sistematis untuk mendeteksi rekening perantara dan transaksi mencurigakan dengan lebih cepat.

 

Pihak berwenang berencana untuk meningkatkan sistem deteksi penipuan di seluruh sektor tahun ini, dengan simulasi di seluruh industri yang dijadwalkan pada bulan Juli sebelum implementasi yang lebih luas pada kuartal ketiga.

 

Fokus utama dari penindakan ini adalah perluasan Platform Analisis & Berbagi Anti-Phishing berbasis AI (ASAP), yang diluncurkan pada Oktober 2025. Menurut FSC, platform tersebut telah membantu mencegah kerugian sekitar 47,5 miliar won (US$31,5 juta) selama enam bulan terakhir.

 

Selama periode tersebut, lebih dari 317.000 data terkait phishing dibagikan antar lembaga keuangan, sementara transaksi yang melibatkan 5.261 akun mencurigakan dihentikan.

 

Regulator tersebut juga mengatakan bahwa produk asuransi phishing suara dan langkah-langkah perlindungan korban tambahan akan diperkenalkan sebagai bagian dari inisiatif anti-penipuan yang lebih luas.

 

Wakil Ketua FSC Kwon Dae-young mengatakan pihak berwenang harus tetap fleksibel karena kejahatan phishing berkembang pesat, menekankan perlunya berbagi informasi yang lebih cepat dan koordinasi yang lebih erat antara perusahaan keuangan dan lembaga penegak hukum.

Bagikan

Memuat...