FastBull BrokersView
Masuk

GTC Management dituduh gunakan akses jarak jauh untuk deposit lalu pasang jebakan pencucian uang demi menahan penarikan dana

3 jam yang lalu BrokersView

 

Baru-baru ini, seorang trader dari Afrika Selatan mengajukan pengaduan ke BrokersView, merinci seluruh proses terjebak dalam perangkap penarikan dana yang dibuat oleh GTC Management. Harap dicatat:  Broker penipu ini tidak memiliki afiliasi dengan broker teregulasi GTC.

 

Menurut pelapor, beberapa staf dari GTC Management menghubunginya melalui telepon dan menggunakan perangkat lunak remote desktop AnyDesk untuk mengontrol komputernya secara langsung guna melakukan serangkaian operasi yang kompleks.

 

Pemberitahuan Pembayaran yang diberikan oleh pengadu menunjukkan bahwa dana awalnya mengalir keluar dalam mata uang fiat. Pada tanggal 1 Desember 2025, pengadu mentransfer R1.000 melalui rekening FNB ke penerima bernama "9bb500a18f81479e8098" di Nedbank. Hanya tiga hari kemudian, pada tanggal 4 Desember, ia mentransfer R7.500 lagi ke rekening pribadi bernama "Daanyal Martin" di Absa Bank.

 

 

Di bawah kendali jarak jauh mereka, dana ini tidak masuk ke platform secara langsung, tetapi terlebih dahulu masuk ke akun Binance milik pengadu. Catatan riwayat aset Binance dengan jelas mendokumentasikan proses ini: pada sore hari tanggal 4 Desember 2025, dana tersebut dengan cepat dikonversi menjadi USDT dan SOL, dan kemudian ditarik dalam beberapa menit. Pengadu percaya bahwa ia sedang mendanai akun investasi, tetapi uang tersebut akhirnya mengalir ke GTC Management. Serangkaian operasi ini mengubah apa yang seharusnya menjadi transfer bank yang dapat dilacak menjadi transaksi on-chain yang sulit dilacak.

 

 

Prosesnya tampak lancar pada saat itu, dan kinerja perdagangan selanjutnya membuat pengadu cukup puas. Ia mengakui bahwa setelah dana tiba, baik broker maupun dirinya melakukan beberapa transaksi, dan "hasilnya sangat bagus." Saldo rekening meningkat pesat dalam waktu singkat, dan semuanya tampak berjalan sesuai dengan profitabilitas yang diharapkan.

 

 

Namun, ketika pengadu memutuskan untuk menarik dana, sikap proaktif platform yang sebelumnya ada tiba-tiba berubah menjadi diam. Email tidak dibalas, dan permohonan penarikan ditunda. Yang lebih mencurigakan adalah pengaturan fungsional platform tersebut—pengadu menemukan bahwa meskipun ada titik masuk untuk mengirimkan permintaan di halaman penarikan, tidak ada opsi untuk memilih jaringan aset atau menautkan dompet target.

 

Persyaratan Setoran Sekunder dengan Kedok "AML"

Saat ia diliputi kecemasan, broker yang sebelumnya tidak dapat dihubungi tiba-tiba menghubungi dan menawarkan apa yang disebut "solusi." Mereka mengklaim bahwa untuk mencegah dana akun ditandai oleh sistem sebagai "pencucian uang" atau penipuan, pengadu tidak dapat menarik dana secara langsung tetapi harus terlebih dahulu membuat "Dompet EXT."

 

Syarat untuk mengaktifkan dompet ini dan menyelesaikan transfer sangat mengejutkan: pengadu harus mentransfer dana tambahan dari Binance yang setara dengan 50% hingga 100% dari jumlah penarikan. Bagi seorang trader yang hanya ingin memulihkan uangnya sendiri, ini jelas merupakan tanda bahaya besar. Logika ini—yang mengharuskan pengguna untuk melakukan deposit besar sebelum melakukan penarikan—benar-benar mengungkap niat broker yang curang: mereka tidak peduli dengan kepatuhan, tetapi dengan bagaimana memeras sisa tabungan terakhir dari pengguna mereka.

 

BrokersView Mengingatkan Anda

Kasus broker curang GTC Management menunjukkan kepada semua trader risiko di balik "bantuan jarak jauh." Jika Anda menemui situasi di mana Anda diminta untuk membayar biaya tinggi untuk menarik dana, harap segera hentikan semua transfer dan ajukan pengaduan ke BrokersView . Kami akan membantu Anda mengungkap perilaku tidak pantas tersebut.

Bagikan

Memuat...