
Empire Markets Financial Services, yang beroperasi di bawah merek FXEM, telah memperoleh lisensi Kategori 5 dari Otoritas Sekuritas dan Komoditas di Uni Emirat Arab, yang secara resmi membawa aktivitas domestiknya di bawah kerangka peraturan negara tersebut.
Otorisasi ini memungkinkan perusahaan untuk melakukan konsultasi keuangan dan layanan pengenalan di Uni Emirat Arab. Izin Kategori 5 umumnya disusun berdasarkan aktivitas penasihatan dan rujukan klien, bukan operasi perdagangan atau pembuatan pasar penuh, sehingga menempatkan FXEM dalam lingkup kepatuhan yang telah ditentukan.
Langkah ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam lanskap pialang regional. Selama setahun terakhir, semakin banyak penyedia FX dan CFD ritel yang berupaya mendapatkan lisensi UEA di tengah pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas lintas batas dan meningkatnya permintaan akan keterlibatan yang diatur secara lokal. Bagi perusahaan yang sebelumnya beroperasi di luar negeri — termasuk yang berdomisili di yurisdiksi seperti Mauritius — mendirikan entitas yang diatur oleh UEA telah menjadi langkah penting dalam menjaga kredibilitas dengan klien regional.
Khaled Assy, Direktur Pelaksana di FXEM, menggambarkan persetujuan tersebut sebagai tonggak struktural dan bukan sekadar simbolis, menyatakan bahwa keselarasan regulasi “menetapkan standar bagaimana kami hadir untuk klien setiap hari” dan membentuk posisi jangka panjang perusahaan di pasar.
Abdelaziz Albogdady, Manajer Riset Pasar & Strategi Fintech di FXEM, menambahkan bahwa beroperasi dalam struktur regulasi yang diakui mendukung upaya perusahaan untuk membangun kepercayaan klien melalui standar operasional yang terdefinisi dan akses platform.
FXEM menyediakan akses kepada klien ke platform MetaTrader 5, menawarkan perdagangan multi-aset melalui antarmuka akun tunggal. Meskipun perusahaan ini secara historis melayani klien melalui entitas luar negeri, lisensi UEA memperkuat kemampuannya untuk terlibat secara lokal di bawah pengawasan regulasi langsung.
Seiring dengan terus menariknya perusahaan pialang dan operator teknologi keuangan ke Uni Emirat Arab, status regulasi semakin membentuk posisi kompetitif di seluruh sektor perdagangan MENA.