FastBull BrokersView
Masuk

China Business Journal Memperingatkan tentang Penipuan Pemerasan Bitcoin Menggunakan Identitas Wartawan Palsu

3 jam yang lalu BrokersView

China Business Journal, sebuah surat kabar milik China, telah mengeluarkan peringatan publik setelah para penipu menyamar sebagai jurnalisnya dalam skema pemerasan yang menuntut pembayaran Bitcoin dari perusahaan sebagai imbalan untuk menekan laporan berita negatif yang dibuat-buat.

 

Menurut surat kabar yang berafiliasi dengan negara, para penipu mengirimkan email—terutama melalui akun Proton Mail tidak resmi—yang mengklaim telah menemukan informasi yang merugikan selama investigasi rahasia. Para penerima email diminta untuk membayar dengan Bitcoin atau menghadapi publikasi laporan negatif tentang bisnis mereka.

 

Surat kabar tersebut menekankan bahwa pesan-pesan itu adalah penipuan dan bahwa wartawannya tidak menghubungi perusahaan melalui saluran tidak resmi atau meminta pembayaran mata uang kripto. Mereka mengatakan sedang mengumpulkan bukti dan mungkin akan mengambil tindakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab.

 

Meskipun belum ada korban yang dikonfirmasi atau jumlah pembayaran yang diungkapkan, peringatan ini menyoroti tren yang semakin meningkat di mana para penipu memanfaatkan kredibilitas lembaga tepercaya untuk menekan bisnis agar mentransfer aset digital. Dengan menyamar sebagai media ternama, para penipu berupaya menciptakan urgensi dan ketakutan, sehingga meningkatkan kemungkinan target akan mematuhi tuntutan mereka.

 

Kasus ini juga mencerminkan taktik yang terus berkembang yang digunakan dalam penipuan yang memanfaatkan mata uang kripto, di mana Bitcoin dan aset digital lainnya tetap menjadi metode pembayaran pilihan karena kecepatan dan sifat transaksi lintas batas.

 

China Business Journal mendesak bisnis yang menerima email serupa untuk menghindari melakukan pembayaran apa pun, menyimpan semua komunikasi sebagai bukti, dan melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang terkait. Insiden ini menjadi pengingat lain bahwa penipuan peniruan identitas semakin meluas melampaui lembaga keuangan dan regulator hingga mencakup organisasi media terkenal dalam upaya memfasilitasi penipuan terkait kripto.

Bagikan

Memuat...