- USDX
- XAUUSD
- XAGUSD
- WTI
Kutipan
Analisis
Pengguna
24/7
Kalender Ekonomi
Pendidikan
Data
- Nama
- Nilai Terbaru
- Sblm.












Akun Sinyal untuk Anggota
Semua Akun Sinyal
Semua Kontes


Amerika Serikat Berupaya Menggunakan Pencairan Aset Bernilai Miliaran Dolar Sebagai Alat Tekan untuk Menetapkan Iran agar Menerima Inspeksi Nuklir PBB
UBS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mungkin Menurun 1% Setelah Empat Kuartal Akibat El Niño, Karena Kekeringan Merusak Sektor Pertanian dan Pertambangan
Kementerian Luar Negeri Pakistan: Selama pembicaraan, Perdana Menteri diharapkan melakukan interaksi bilateral dengan delegasi yang berpartisipasi.
Kementerian Luar Negeri Pakistan: Pakistan akan terus mendukung implementasi kesepahaman yang dicapai antara Iran dan Amerika Serikat.
Kementerian Luar Negeri Pakistan: Perdana Menteri Pakistan Sharif dan Marsekal Lapangan Munir telah melakukan perjalanan ke Burgenstock, Swiss, untuk berpartisipasi dalam pembicaraan mengenai implementasi Nota Kesepahaman.
Mantan Diplomat AS: Pelayaran Komersial Melalui Selat Hormuz Akan Menurun Tetapi Tidak Akan Terganggu
Menurut surat kabar Inggris The Observer, Perdana Menteri Inggris Starmer diperkirakan akan mengundurkan diri Senin depan dan memulai proses serah terima yang tertib.
Wakil Presiden AS Harris: (Mengenai Perjalanannya ke Swiss untuk Pembicaraan Iran) Saya hanya bisa tinggal di sana selama satu atau dua hari. Saya berharap dapat mencapai kemajuan dalam masalah nuklir dan dalam mengamankan gencatan senjata di Lebanon.
Wakil Presiden AS Vance: (Mengenai perjalanan ke Swiss untuk pembicaraan dengan Iran) Saya hanya bisa tinggal di sana selama satu atau dua hari. Saya berharap dapat mencapai kemajuan dalam masalah nuklir dan gencatan senjata di Lebanon.
Juru Bicara Wakil Presiden AS: Wakil Presiden AS Vance telah berangkat dari Washington menuju Swiss.
Trump: Jika Tidak Ada Kesepakatan yang Tercapai dengan Iran, AS Mungkin Akan Menerapkan Tarif di Selat tersebut
Kantor Perdana Menteri Pakistan: Perdana Menteri Pakistan dan Marsekal Lapangan akan menghadiri konsultasi teknis di Burgenstock, Swiss pada tanggal 21 Juni.
Presiden AS Trump: Tidak akan ada biaya pelayaran di Selat Hormuz selama periode gencatan senjata 60 hari, dan tidak akan ada biaya yang dikenakan setelah gencatan senjata berakhir, kecuali jika AS mengenakan biaya terkait untuk kepentingannya sendiri jika perjanjian tersebut tidak dipenuhi, sebagai kompensasi atas jasa yang diberikan oleh "malaikat pelindung" kepada negara-negara Timur Tengah, untuk menutupi biaya masa lalu, sekarang, dan masa depan.
Media AS: Direktur Jenderal IAEA Akan Berpartisipasi dalam Pembicaraan Teknis tentang Program Nuklir Iran
Kelompok ekstremis Negara Islam (ISIS) telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Aleppo timur laut, Suriah.
Sumber pemerintah Pakistan mengatakan Perdana Menteri Pakistan dan Kepala Staf Angkatan Darat akan berangkat ke Swiss besok untuk memfasilitasi negosiasi terkait.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melaporkan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhia di Ukraina telah terhubung kembali ke jaringan listrik pada pukul 17.50 waktu setempat hari ini, mengakhiri pemadaman listrik eksternal terbaru setelah 4,5 jam.

Amerika Serikat Indeks Tenaga Kerja Manufaktur Fed Philadelphia (Jun)S:--
P: --
S: --
Kanada Indeks Harga Produk Industri YoY (Mei)S:--
P: --
Amerika Serikat Jumlah Klaim Pengangguran Lanjutan Mingguan (Penyesuaian Per Kuartal)S:--
P: --
Amerika Serikat Indikator Utama Dewan Konferensi MoM (Mei)S:--
P: --
Amerika Serikat Indeks Sinkronisasi Dewan Konferensi MoM (Mei)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indikator Tertinggal Dewan Konferensi MoM (Mei)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indikator Utama Dewan Konferensi (Mei)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Perubahan Stok Gas Alam Mingguan EIAS:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Total Nilai Pengeboran Bahan Bakar Fosil MingguanS:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Total Pengeboran MingguanS:--
P: --
S: --
Argentina Akun Perdagangan (Mei)S:--
P: --
S: --
Amerika Serikat Obligasi Amerika Yang Dimiliki Bank Sentral Asing MingguanS:--
P: --
S: --
Korea Selatan Indeks Harga Produsen (IHP) MoM (Mei)S:--
P: --
U.K. Indeks Keyakinan Konsumen(IKK) GFK (Jun)S:--
P: --
S: --
Jepang IHK Inti Nasional YoY (Mei)S:--
P: --
S: --
Jepang IHK Nasional MoM (Sebelum Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)S:--
P: --
S: --
Jepang IHK Nasional YoY (Mei)S:--
P: --
S: --
Jepang IHK Nasional MoM (Mei)S:--
P: --
S: --
Jepang IHK MoM (Mei)S:--
P: --
S: --
U.K. Penjualan Retail YoY (Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)S:--
P: --
Jerman Indeks Harga Produsen (IHP) MoM (Mei)S:--
P: --
S: --
Jerman Indeks Harga Produsen (IHP) YoY (Mei)S:--
P: --
S: --
U.K. Penjualan Retail Inti YoY(Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)S:--
P: --
S: --
U.K. Penjualan Retail MoM (Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)S:--
P: --
S: --
Turki Tingkat Utilisasi Industri (Jun)S:--
P: --
S: --
Rusia Suku Bunga AcuanS:--
P: --
S: --
Kanada Penjualan Retail Inti MoM (Penyesuaian Per Kuartal) (Apr)S:--
P: --
Kanada Penjualan Retail MoM (Penyesuaian Per Kuartal) (Apr)S:--
P: --
S: --
Pidato Kepala Ekonom ECB Lane
Argentina Penjualan Retail YoY (Apr)S:--
P: --
S: --
China, Daratan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) 1-Tahun--
P: --
S: --
China, Daratan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) 5-Tahun--
P: --
S: --
Turki Indeks Keyakinan Konsumen (Jun)--
P: --
S: --
Kanada Indeks Keyakinan Ekonomi Nasional--
P: --
S: --
Kanada Nilai Rata-Rata Terpangkas IHK YoY (Penyesuaian Per Kuartal) (Mei)--
P: --
S: --
Kanada IHK Inti YoY (Mei)--
P: --
S: --
Kanada IHK MoM (Mei)--
P: --
S: --
Kanada IHK YoY (Mei)--
P: --
S: --
Kanada IHK Inti MoM (Mei)--
P: --
S: --
Argentina Tingkat Pengangguran (kuartal 1)--
P: --
S: --
Jerman Rata-Rata Yield Lelang Schatz 2 Tahun--
P: --
S: --
U.K. Ekspektasi Harga Industri CBI (Jun)--
P: --
S: --
U.K. Tren Industri CBI - Pesanan (Jun)--
P: --
S: --
U.K. Perkiraan Nilai Output Industri CBI (Jun)--
P: --
S: --
Meksiko Penjualan Retail MoM (Apr)--
P: --
S: --
Meksiko Indeks Aktivitas Ekonomi YoY (Apr)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Nilai Penjualan Bisnis Retail Mingguan Redbook YoY--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Komposit Manufaktur Fed Richmond (Jun)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Pendapatan Sektor Jasa Fed Richmond (Jun)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Indeks Pengiriman Manufaktur Fed Richmond (Jun)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Rata-Rata Yield Lelang Uang Kertas 2 Tahun--
P: --
S: --
Argentina PDB YoY (Harga Tetap) (kuartal 1)--
P: --
S: --
Amerika Serikat Stok Minyak Mentah Cushing API Mingguan--
P: --
S: --
Amerika Serikat Stok Minyak Mentah API Mingguan--
P: --
S: --
Amerika Serikat Stok Minyak Olahan API Mingguan--
P: --
S: --
Amerika Serikat Stok Bensin API Mingguan--
P: --
S: --
Australia Median IHK Terpangkas - RBA YoY--
P: --
S: --
Jerman Indeks Kondisi Bisnis IFO Saat Ini (Penyesuaian Per Kuartal) (Jun)--
P: --
S: --
Jerman Indeks Iklim Bisnis IFO (Penyesuaian Per Kuartal) (Jun)--
P: --
S: --
Jerman Indeks Ekspektasi Bisnis IFO (Penyesuaian Per Kuartal) (Jun)--
P: --
S: --













































Tidak Ada Data Yang Cocok
Lihat Semua

Tidak ada data
Pantau tren saham PNB dengan analisis laba terbaru, kualitas aset, dan target harga analis hingga 2027. Pelajari level support dan resistance untuk strategi investasi Anda.
Memantau tren saham PNB (Punjab National Bank) merupakan hal yang krusial bagi investor yang mencermati sektor perbankan India. Dengan kualitas aset yang terus membaik, laporan laba terbaru, serta dinamika suku bunga yang dinamis, PNB menawarkan prospek yang menarik. Panduan ini akan mengulas pergerakan harga terkini, level teknis, dan proyeksi para ahli untuk membantu Anda mengambil keputusan portofolio yang tepat.

Hingga awal Mei 2026, saham Punjab National Bank diperdagangkan di kisaran ₹109 hingga ₹111 di National Stock Exchange (NSE). Saat ini, kapitalisasi pasar bank tersebut mencapai sekitar ₹1,25 triliun. Setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam 52 minggu di angka ₹135,15 awal tahun ini, saham PNB kini tengah memasuki fase konsolidasi yang sehat. Investor yang mencari saham dengan valuasi menarik (undervalued) biasanya memantau pergerakan harga ini dengan saksama, sambil menimbang perbaikan fundamental bank terhadap koreksi pasar yang terjadi belakangan ini.
Momentum jangka pendek cenderung bergerak datar, di mana saham PNB mengalami sedikit penurunan (pullback) dalam satu bulan terakhir. Namun, jika melihat gambaran yang lebih luas, saham ini telah terapresiasi sekitar 9,5% dalam setahun terakhir. Dalam cakupan jangka panjang, performa PNB jauh lebih impresif dengan lonjakan lebih dari 123% dalam tiga tahun terakhir. Pemulihan jangka panjang yang signifikan ini menjadikan PNB sebagai salah satu saham yang patut dipertimbangkan bagi mereka yang menyusun portofolio investasi jangka panjang.
Dari perspektif teknis, PNB telah membentuk basis dukungan (support) kuat di level ₹100 hingga ₹104. Jika harga menembus ke bawah batas ini, tekanan jual dari investor institusi diperkirakan akan meningkat. Sebaliknya, level resisten terdekat berada di angka ₹115, diikuti oleh hambatan psikologis di ₹125. Penembusan harga yang meyakinkan di atas zona resisten ini, didukung oleh volume transaksi yang tinggi, diperlukan untuk melanjutkan momentum bullish.
Konsensus dari berbagai perusahaan sekuritas besar menunjukkan adanya potensi kenaikan moderat dari level harga saat ini. Berdasarkan penilaian institusional terbaru, target harga untuk tahun 2027 umumnya berada di kisaran ₹127 hingga ₹145 per saham. Untuk mencapai level tersebut, PNB harus mampu menjaga pengendalian kualitas aset yang ketat sambil merealisasikan target pertumbuhan kredit tahunan sebesar 11% hingga 12%.
Sejumlah perusahaan sekuritas terkemuka memberikan pandangan yang beragam namun cenderung optimis terhadap prospek PNB:
Laba bersih PNB pada Q3 FY26 memberikan dorongan besar bagi kepercayaan pasar, di mana laba melonjak 13,1% secara tahunan (YoY) ke rekor ₹5.100 crore. Kualitas aset membaik secara drastis, dengan NPA Bruto (kredit bermasalah) turun menjadi 3,19% dan NPA Neto menyusut menjadi hanya 0,32%. Bank juga secara proaktif memperkuat neraca keuangan dengan mencadangkan provisi mengambang untuk kerangka kerja Expected Credit Loss (ECL). Fundamental yang kokoh ini menarik minat investor yang sedang memilah saham-saham unggulan untuk dikoleksi.
Bank-bank sektor publik (PSU) di India tengah menikmati masa kebangkitan berkat neraca keuangan yang bersih dan pulihnya permintaan kredit domestik. PNB mendapatkan keuntungan langsung dari tren sektor ini, dengan melaporkan pertumbuhan bisnis global sementara sebesar 10,79% untuk Q4 FY26. Meskipun banyak investor ritel berburu saham teknologi, modal institusional terus mengalir ke bank-bank BUMN yang stabil karena valuasinya yang menarik dan peran strategisnya dalam ekonomi nasional.
Dinamika suku bunga yang ditetapkan oleh Reserve Bank of India (RBI) berdampak langsung pada margin operasional PNB. Pada Q3 FY26, Net Interest Margin (NIM) global bank sedikit tertekan menjadi 2,52% karena keterlambatan penyesuaian harga simpanan. Meski demikian, manajemen tetap percaya diri dalam menghadapi tantangan ini dan mempertahankan target pertumbuhan kredit di level 11-12%. Ekspansi portofolio pinjaman di sektor energi terbarukan, infrastruktur, dan ritel menjaga posisi PNB sebagai salah satu saham pertumbuhan yang layak dipantau.
Secara teknis, saham PNB saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah mencatatkan kenaikan besar selama beberapa tahun. Dengan imbal hasil dividen (dividend yield) sekitar 2,65%, PNB juga menarik bagi investor pemburu dividen. Indikator momentum menunjukkan pergerakan menyamping (sideways) hingga muncul katalis baru. Investor mungkin lebih memilih untuk menunggu penembusan (breakout) yang jelas di atas level resisten terdekat sebelum membuka posisi beli baru yang agresif.
| Metrik | Nilai Q3/Q4 FY26 |
|---|---|
| Harga Saat Ini (Mei 2026) | ~₹109 - ₹111 |
| Tertinggi 52-Minggu | ₹135,15 |
| Laba Bersih (Q3 FY26) | ₹5.100 Crore |
| NPA Bruto | 3,19% |
| NPA Neto | 0,32% |
| Imbal Hasil Dividen | ~2,65% |
Meskipun menunjukkan pemulihan yang positif, terdapat risiko makroekonomi yang dapat menghambat tren kenaikan PNB. Perlambatan ekonomi secara luas dapat menghentikan permintaan kredit dan memicu kredit bermasalah baru di segmen ritel dan UMKM. Selain itu, transisi wajib ke norma provisi ECL yang baru diperkirakan akan berdampak sekitar ₹9.000 hingga ₹10.000 crore dalam beberapa tahun ke depan. Jika biaya kredit wajib ini memangkas profitabilitas operasional lebih cepat dari perkiraan, hal tersebut dapat menekan sentimen investor untuk sementara waktu.
Analis memproyeksikan potensi kenaikan moderat untuk saham PNB, dengan target harga tahun 2027 berada di kisaran ₹127 hingga ₹145. Kenaikan harga di masa depan sangat bergantung pada kemampuan bank untuk mempertahankan pertumbuhan kredit dan kualitas aset yang baik.
Perusahaan sekuritas terkemuka memiliki pandangan yang beragam namun cenderung optimis. Motilal Oswal memberikan rekomendasi "Beli" dengan target ₹145, sementara Nirmal Bang menyarankan "Tahan" (Hold) karena adanya potensi kompresi margin.
Berinvestasi di PNB menawarkan eksposur pada bank yang memiliki neraca keuangan yang semakin kuat dan penurunan drastis pada aset bermasalah. PNB merupakan pilihan investasi pemulihan (turnaround play) yang solid bagi investor yang siap menghadapi volatilitas makroekonomi jangka pendek.
Konsensus target harga untuk saham PNB saat ini berkisar antara ₹127 hingga ₹145 per saham untuk periode fiskal mendatang. Proyeksi ini mencerminkan keberhasilan bank dalam mencetak laba dan strategi pencadangan kredit macet yang proaktif.
Memantau tren saham PNB menunjukkan gambaran sebuah bank yang tangguh dan berhasil bertransformasi dari fase pemulihan menuju stabilitas yang berkelanjutan. Dengan kualitas aset yang membaik dan pertumbuhan kredit yang stabil, fundamental Punjab National Bank tetap kokoh. Dengan memperhatikan level support utama dan laporan kinerja mendatang, investor dapat menempatkan diri secara strategis untuk mengikuti arah pergerakan bank ini di masa depan.
Berdagang Instrumen Keuangan Seperti Saham, Mata Uang, Komoditas, Kontrak Berjangka, Obligasi, Dana, Atau Mata Uang Kripto Adalah Perilaku Berisiko Tinggi, Termasuk Kehilangan Sebagian Atau Seluruh Jumlah Investasi Anda, Sehingga Perdagangan Tidak Cocok Untuk Semua Investor.
Anda Harus Melakukan Uji Tuntas Anda Sendiri, Menggunakan Penilaian Anda Sendiri, Dan Berkonsultasi Dengan Penasihat Yang Memenuhi Syarat Saat Membuat Keputusan Keuangan Apa Pun. Konten Situs Web Ini Tidak Ditujukan Kepada Anda, Situasi Keuangan Atau Kebutuhan Anda Juga Tidak Diperhitungkan. Informasi Yang Terdapat Di Situs Web Ini Belum Tentu Tersedia Secara Waktu Nyata, Juga Belum Tentu Akurat. Setiap Pesanan Atau Keputusan Keuangan Lainnya Yang Anda Buat Sepenuhnya Menjadi Tanggung Jawab Anda Dan Anda Tidak Boleh Bergantung Pada Informasi Apa Pun Yang Disediakan Melalui Situs Web. Kami Tidak Memberikan Jaminan Apa Pun Untuk Informasi Apa Pun Di Situs Web Dan Tidak Bertanggung Jawab Atas Kerugian Transaksi Apa Pun Yang Mungkin Timbul Dari Penggunaan Informasi Apa Pun Di Situs Web.
Dilarang Menggunakan, Menyimpan, Menggandakan, Menampilkan, Memodifikasi, Menyebarluaskan Atau Mendistribusikan Data Yang Terdapat Dalam Situs Web Ini Tanpa Izin Tertulis Dari Situs Web Ini. Semua Hak Kekayaan Intelektual Dilindungi Oleh Pemasok Dan Bursa Yang Menyediakan Data Yang Terdapat Di Situs Web Ini.
Tidak Masuk
Masuk untuk mengakses lebih banyak fitur
Masuk
Daftar