FastBull BrokersView
Masuk

Tokoh Nomor 2 Prince Group Ditangkap di Jepang, Sementara AS dan Singapura Bergabung dalam Upaya Pemberantasan Jaringan Penipuan Senilai 15 Miliar Dolar AS

6 jam yang lalu BrokersView

 

Otoritas internasional memperketat pengawasan terhadap Prince Group yang berbasis di Kamboja, salah satu jaringan penipuan siber terbesar di Asia.

 

Polisi Jepang telah menangkap Hu Xiaowei, seorang eksekutif senior Prince Group, atas dugaan memberikan informasi tempat tinggal palsu. Hu, yang digambarkan oleh otoritas AS sebagai orang kedua dalam hierarki grup tersebut, dilaporkan tinggal di Jepang dengan identitas lain saat mengajukan permohonan izin tinggal tetap.

 

Penangkapan ini terjadi setelah AS memberlakukan sanksi baru yang menargetkan sembilan individu dan 26 perusahaan yang terkait dengan Prince Group, menuduh jaringan tersebut menjalankan penipuan kripto skala besar, pencucian uang, perdagangan manusia, dan kompleks penipuan kerja paksa di seluruh Asia Tenggara.

 

Para penyelidik AS menduga Prince Group menjalankan skema investasi "penyembelihan babi", menggunakan platform mata uang kripto palsu untuk menipu para korban di seluruh dunia, dengan kerugian diperkirakan lebih dari $10 miliar.

 

Singapura juga telah meluncurkan penyelidikan terhadap Hu Xiaowei dan warga negara Tiongkok lainnya, Qiu Wei Ren, atas dugaan aktivitas pencucian uang yang terkait dengan Prince Group. Pihak berwenang mengatakan bahwa aset senilai jutaan dolar yang terkait dengan Hu telah disita atau dibekukan.

 

Tindakan terbaru ini menyusul sanksi sebelumnya terhadap pendiri Prince Group, Chen Zhi, dan lebih dari 140 entitas terkait. Beberapa tokoh senior sejak itu menghadapi penangkapan, penyitaan aset, atau investigasi internasional.

 

Dengan Jepang, Singapura, AS, dan negara-negara lain yang kini bekerja sama, tindakan keras ini menandakan meningkatnya upaya global untuk membongkar jaringan penipuan kripto terorganisir.

 

Berita Terkait

Kecelakaan Mobil Mengungkap Jaringan Penipuan Besar-besaran: Tersangka Warga Negara Tiongkok Terkait dengan Lebih dari 4.000 Kasus, Aset Senilai 583 Juta Baht Dibekukan

Lebih dari $14 Miliar Bitcoin Disita: Otoritas AS Menuntut Pendiri Prince Holding Group Kamboja atas Penipuan Investasi Mata Uang Kripto

Bagikan

Memuat...