
Kepolisian Toronto telah mendakwa Seyed Mohammad Ali Nojoumi, seorang warga berusia 46 tahun, sehubungan dengan penipuan senilai $6,6 juta yang menargetkan investor di komunitas Persia di wilayah Toronto. Komisi Sekuritas Ontario (OSC) menuduh bahwa Nojoumi dan dua rekannya yang mengendalikan Smart Prime Group mengalihkan dana yang diberikan oleh 28 investor, yang seharusnya digunakan untuk perdagangan valuta asing, untuk pengeluaran pribadi dan pembayaran kepada investor lain. Tak satu pun dari individu tersebut terdaftar untuk menjual sekuritas di Ontario.
Nojoumi ditangkap dan dibebaskan dengan jaminan sebesar $5.000 dengan seorang penjamin. Catatan pengadilan menunjukkan bahwa para investor, termasuk Mina Amini dan suaminya, kehilangan tabungan dan pinjaman yang diinvestasikan pada Nojoumi. Kerugian finansial tersebut memaksa pasangan itu bangkrut. "Kami mencoba untuk memulai lagi, tetapi jujur saja, ini sangat sulit," kata Amini. "OSC telah banyak membantu kami. Tanpa bantuan mereka, kami akan kehilangan harapan."
Berkas pengadilan menunjukkan bahwa Nojoumi sebelumnya menghadapi tuduhan penipuan pada Februari 2019, yang kemudian dicabut setelah pembayaran ganti rugi. Terlepas dari itu, OSC mengklaim dia meminta setidaknya $3,5 juta melalui Smart Prime Group saat masih di bawah bayang-bayang tuduhan sebelumnya.
Para investor melaporkan kerugian mereka ke OSC, yang kemudian memicu tuntutan pidana. Salah satu korban, Ensieh Rahmani, mengatakan dampak dari dugaan penipuan tersebut bersifat finansial dan emosional: "Dia harus membayar kami semua. Bukan hanya jumlah uang yang telah kami investasikan, tetapi juga tekanan emosional yang telah kami alami… Anda tidak dapat menilainya dengan uang." Rahmani menambahkan bahwa rekening yang dibekukan tersebut memengaruhi rencana pribadinya, termasuk pembelian rumah.
OSC sebelumnya mengeluarkan peringatan publik tentang Smart Prime Group pada Desember 2023. Nojoumi membantah tuduhan tersebut dalam pengajuan perdata, dengan alasan bahwa kontribusi investor adalah pinjaman yang belum jatuh tempo untuk pembayaran kembali. Kasus pidana dijadwalkan untuk disidangkan di Newmarket, Ontario, bulan depan, dengan harapan para korban akan mengamankan ganti rugi dan berfungsi sebagai pencegahan terhadap penipuan serupa.