
Seorang pria asal Pennsylvania telah mengaku bersalah atas penipuan sekuritas setelah diduga menjalankan skema investasi besar-besaran yang menyebabkan para investor kehilangan sekitar $402 juta dalam bentuk pokok investasi yang belum dibayar.
Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Timur Pennsylvania mengatakan pada tanggal 10 Agustus bahwa Daryl F. Heller, 56 tahun, mengakui telah menipu investor melalui jaringan perusahaan yang terlibat dalam operasi ATM dan mesin teller mata uang kripto (BTM).
Dari Januari 2017 hingga Desember 2024, Heller dan lainnya meminta sekitar $770 juta dari investor di Prestige dan WF Velocity ATM Funds. Investor diberitahu bahwa uang mereka akan digunakan untuk membeli dan mengoperasikan ATM dan BTM, dan bahwa mereka akan menerima pembayaran bulanan yang dihasilkan dari mesin-mesin tersebut.
Menurut berkas pengadilan, sebagian besar dana tersebut justru digunakan untuk membayar investor sebelumnya, menutupi utang bisnis, dan membiayai pengeluaran pribadi Heller. Pihak berwenang juga menemukan bahwa ribuan ATM dan BTM yang konon dibeli untuk investor ternyata tidak ada atau tidak beroperasi.
Heller diduga menyembunyikan skema tersebut dengan membuat catatan palsu yang melebih-lebihkan jumlah mesin dalam jaringan dan pendapatan yang dihasilkan. Catatan tersebut digunakan untuk menarik investor baru dan meyakinkan investor yang sudah ada bahwa dana mereka digunakan sesuai janji.
Pembayaran bulanan dihentikan pada April 2024 setelah dana investor baru menurun. Meskipun terus berjanji untuk mengembalikan dana kepada investor, tidak ada pembayaran lebih lanjut yang dilakukan. Paramount menghentikan operasinya pada Desember 2024, meninggalkan investor dengan sekitar $402 juta pokok pinjaman yang belum dibayar.
Heller dijadwalkan akan dijatuhi hukuman pada tanggal 1 Desember dan menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara, tiga tahun masa percobaan, dan denda hingga $5 juta, serta potensi ganti rugi dan penyitaan.
FBI menyelidiki kasus tersebut. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) juga mengajukan tuntutan paralel terhadap Heller pada September 2025.