FastBull BrokersView
Masuk

Menunggangi Hype AI Menuju Kekalahan Telak: Naik dan Turunnya Token $CLAWD Palsu yang Penuh Gejolak

2026-02-04 BrokersView

 

Di tengah hiruk pikuk kripto pada awal tahun 2026, "AI" tak diragukan lagi telah menjadi kata yang paling mampu memicu kegelisahan para spekulator. Namun, ketika lalu lintas dan keserakahan bercampur, proyek-proyek sumber terbuka murni seringkali menjadi lahan subur bagi para penipu. Baru-baru ini, asisten AI sumber terbuka terkenal ClawdBot (sekarang berganti nama menjadi Moltbot) menjadi korban kasus pencurian identitas dan penipuan token yang sangat representatif.

 

"Pertempuran Royale Digital" dari 16 Juta hingga 800.000

Pemicu insiden ini adalah kemunculan tiba-tiba sebuah koin meme bernama $CLAWD di platform Solana. Mengikuti popularitas eksplosif ClawdBot baru-baru ini di kalangan pengembang, token ini dengan cepat menarik perhatian banyak pedagang ritel. Didorong oleh hiruk-pikuk media sosial, kapitalisasi pasar $CLAWD sempat melonjak hingga mencapai puncaknya sebesar $16 juta.

 

Namun, euforia tersebut langsung sirna setelah pendiri proyek, Peter Steinberger, mengeluarkan klarifikasi publik. Steinberger menyatakan dengan jelas bahwa ia tidak pernah menerbitkan token apa pun, tidak memiliki rencana seperti itu di masa depan, dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan proyek tersebut. Setelah "pernyataan penolakan" ini, kapitalisasi pasar $CLAWD anjlok dari sekitar $8 juta menjadi di bawah $800.000 dalam waktu yang sangat singkat—penurunan lebih dari 90%.

 

Bagi Steinberger, sandiwara ini tidak hanya menimbulkan frustrasi tetapi juga pelecehan aktif. Ia menulis dengan marah di platform media sosial X: "Tolong berhenti menghubungi saya, berhenti melecehkan saya. Saya tidak akan pernah membuat koin. Proyek apa pun yang mencantumkan saya sebagai pemilik koin adalah PENIPUAN. Anda secara aktif merusak proyek tersebut."

 

 

Kekacauan Rebranding dan Identitas Resmi yang "Diambil Alih"

Para penipu sebagian besar berhasil dengan mengeksploitasi kerentanan selama proses perubahan merek proyek yang sedang berlangsung. Karena masalah merek dagang, ClawdBot terpaksa mengganti namanya menjadi Moltbot. Selama transisi ini, kesalahan dalam migrasi akun GitHub dan nama pengguna X memungkinkan para penipu mata uang kripto untuk secara jahat "menguasai" atau merebut nama pengguna terkait.

 

Akun-akun yang dibajak ini kemudian disamarkan sebagai identitas resmi untuk memasarkan token kepada investor yang tidak curiga. Peniruan identitas yang tepat ini membuat banyak investor percaya bahwa token tersebut merupakan bagian resmi dari ekosistem proyek AI. Steinberger menyatakan bahwa ia saat ini sedang bekerja sama dengan GitHub untuk memulihkan akun-akun yang terpengaruh dan mendesak pengguna untuk mengabaikan klaim mata uang kripto apa pun yang terkait dengan proyek tersebut.

 

Risiko Keamanan Ganda di Balik Teknologi

ClawdBot (Moltbot) adalah alat terkenal yang dibangun oleh Steinberger, seorang pengembang veteran yang sebelumnya menjual perusahaan perangkat lunaknya dengan harga sekitar €100 juta. Dirancang sebagai asisten AI yang berfokus pada privasi dan berjalan secara lokal, alat ini dapat terintegrasi secara mendalam dengan platform media sosial seperti Telegram dan WhatsApp untuk mengotomatiskan tugas.

 

Namun, akses sistem yang mendalam ini bagaikan pedang bermata dua. Meskipun token palsu merajalela, perusahaan keamanan siber SlowMist juga mengeluarkan peringatan keamanan. Investigasi mengungkapkan bahwa ratusan instance gateway ClawdBot terekspos ke internet publik karena kesalahan konfigurasi proxy pengguna. Paparan ini membahayakan kunci API dan log obrolan pribadi, bahkan berpotensi menyebabkan Eksekusi Kode Jarak Jauh (RCE).

 

Meskipun para peneliti menekankan bahwa masalah-masalah ini berasal dari kesalahan konfigurasi pengguna dan bukan dari cacat perangkat lunak, kombinasi risiko keamanan dan aktivitas token curang telah menguji reputasi proyek AI ini secara serius di tengah hiruk pikuk perhatian viral.

 

BrokersView Mengingatkan Anda

Di tengah maraknya konsep-konsep terkait AI, investor seringkali mudah dibutakan oleh dukungan proyek palsu. Jika Anda menggunakan alat AI yang dihosting sendiri seperti ini, pastikan Anda mengkonfigurasi proxy sesuai dengan pedoman keamanan untuk mencegah kebocoran kunci API dan kredensial inti lainnya.

 

Berinvestasi mengandung risiko; harap tetap rasional dan hindari mengikuti tren secara membabi buta dalam kabut informasi. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang risiko broker atau untuk memverifikasi kualifikasi platform, silakan kunjungi BrokersView .

Bagikan

Memuat...