
Otoritas Singapura telah membekukan aset global dua individu yang dituduh mengatur skema perdagangan emas senilai US$38 juta yang mencakup Afrika Selatan dan Zimbabwe.
Para terdakwa, Mark Yong dan Emily Hwang, diduga telah meminta investasi dalam operasi emas yang menurut penggugat bersifat curang. Sekitar US$2,8 juta dilaporkan diinvestasikan melalui dana Kepulauan Cayman yang terkait dengan perdagangan emas Afrika Selatan, sementara US$35,9 juta lainnya disalurkan melalui perusahaan Kepulauan Virgin Britania Raya yang terkait dengan operasi yang berbasis di Zimbabwe.
Pembekuan aset, sebuah perintah Mareva di seluruh dunia, ditegakkan oleh Pengadilan Tinggi Singapura setelah para terdakwa berupaya mencabutnya. Pengadilan mengutip bukti awal termasuk catatan transaksi mata uang kripto, pesan-pesan yang disampaikan pada saat kejadian, dan transkrip panggilan, yang menunjukkan inkonsistensi dalam penjelasan para terdakwa tentang peran mereka. Pihak berwenang menyoroti risiko nyata bahwa dana tersebut dapat dipindahkan atau disembunyikan jika pembekuan dicabut.
Yong dan Hwang membantah terlibat dalam aktivitas penipuan apa pun, dan menegaskan bahwa investasi tersebut sah. Mereka juga meminta tunjangan yang lebih tinggi untuk pengeluaran pribadi berdasarkan perintah pengadilan, yang ditolak oleh pengadilan.
Gugatan utama tersebut bertujuan untuk mendapatkan kembali investasi awal dan keuntungan yang dijanjikan, dengan total lebih dari US$77 juta. Kasus ini masih berlangsung, dan proses hukum diperkirakan akan berlanjut selama beberapa bulan mendatang.
Insiden ini adalah salah satu dari beberapa kasus penting yang melibatkan investasi komoditas lintas batas dalam beberapa tahun terakhir. Kasus ini melibatkan struktur kompleks di berbagai yurisdiksi, menyoroti skala dan kecanggihan operasi keuangan yang dapat menjadi sasaran sengketa. Investor dan pengamat mengamati perkembangan ini dengan cermat, karena hasilnya dapat memengaruhi pendekatan terhadap pemulihan aset dan penegakan hukum dalam sengketa investasi internasional.