FastBull BrokersView
Masuk

ASIC Membatalkan Lisensi CFD Australia Milik Trive Setelah Trive Keluar dari Bisnis Tersebut

22 jam yang lalu BrokersView

Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) telah mencabut lisensi layanan keuangan Australia (AFS) dari perusahaan pialang kontrak untuk perbedaan (CFD), Trive Financial Services Australia Pty Ltd, yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2026, setelah menetapkan bahwa perusahaan tersebut tidak lagi menjalankan bisnis layanan keuangan di Australia.

 

Berdasarkan Pasal 915B(3)(a) Undang-Undang Korporasi 2001, ASIC dapat menangguhkan atau membatalkan lisensi AFS jika pemegang lisensi berhenti menjalankan bisnis jasa keuangannya. Trive dapat mengajukan peninjauan atas keputusan tersebut di hadapan Pengadilan Peninjauan Administratif.

 

Pembatalan ini menyusul tinjauan menyeluruh industri CFD Australia oleh ASIC, yang memeriksa 52 penerbit CFD berlisensi. Selama tinjauan tersebut, ASIC mengidentifikasi kekurangan serius di beberapa bagian proses kepatuhan dan operasional Trive. Sebagai tanggapan, broker tersebut setuju untuk berhenti menerima klien baru pada April 2025.

 

Trive telah memegang Lisensi AFS No. 424122 sejak Juli 2012. Perusahaan ini awalnya didirikan sebagai ILQ Australia Pty Ltd, kemudian berganti nama menjadi Fairmarkets Trading Pty Ltd, sebelum mengadopsi nama Trive setelah diintegrasikan ke dalam Grup Trive global.

 

Keputusan ASIC ini muncul di tengah pengawasan regulasi yang lebih luas terhadap pasar CFD ritel Australia. Awal tahun ini, regulator mengumumkan bahwa tinjauan sektor secara menyeluruh menghasilkan pengembalian hampir AU$40 juta kepada lebih dari 38.000 investor ritel dan mendorong peningkatan signifikan dalam penentuan pasar sasaran perusahaan, prosedur pendaftaran pelanggan, pelaporan kepatuhan, dan pemantauan hasil perdagangan klien.

 

Menurut ASIC, perdagangan CFD ritel tetap merupakan aktivitas berisiko tinggi. Regulator melaporkan bahwa 68% pedagang CFD ritel Australia mengalami kerugian pada tahun 2024, dengan total kerugian melebihi AU$458 juta, termasuk sekitar AU$73 juta dalam bentuk biaya.

 

Pembatalan lisensi ini mencerminkan fokus berkelanjutan ASIC dalam memperkuat pengawasan terhadap produk investasi ritel berisiko tinggi dan memastikan perusahaan berlisensi mempertahankan operasi yang aktif dan sesuai dengan peraturan.

Bagikan

Memuat...