
Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) telah memperkenalkan inisiatif baru yang bertujuan untuk membantu investor mengidentifikasi situs web layanan keuangan palsu dan memerangi ancaman penipuan penyamaran yang semakin meningkat.
Regulator kini mengumpulkan dan mempublikasikan alamat situs web resmi dari pemegang lisensi Layanan Keuangan Australia (AFS) melalui Pencarian Daftar Profesional (PRS). Lebih dari 6.500 perusahaan berlisensi, termasuk bank, platform investasi, pialang, dan penyedia dana pensiun, telah diundang untuk mengirimkan detail situs web mereka sejak inisiatif ini diluncurkan pada Mei 2026.
Langkah ini diambil di tengah maraknya penipuan di mana para penipu meniru nama, nomor lisensi, dan situs web perusahaan keuangan yang sah untuk menipu investor. Menurut ASIC, sekitar 20% dari semua peringatan penipuan baru yang diterbitkan dalam daftar peringatan investornya sejak akhir tahun 2023 melibatkan peniruan identitas entitas keuangan berlisensi atau perwakilannya.
Di bawah sistem baru ini, konsumen dapat mencari di PRS menggunakan nama perusahaan, nomor lisensi, ABN atau ACN dan memverifikasi apakah situs web tersebut benar-benar terkait dengan penyedia layanan keuangan berlisensi. Register ini juga akan menunjukkan apakah pemegang lisensi tidak mengoperasikan situs web atau belum memberikan informasi situs webnya.
ASIC mengatakan inisiatif ini juga akan membantu platform digital, pengiklan, dan penyedia teknologi memperkuat prosedur verifikasi untuk iklan layanan keuangan dan mengurangi penyebaran promosi palsu.
Pengumuman ini disampaikan di tengah meningkatnya aktivitas penipuan di seluruh Australia. Data dari Scamwatch dan ReportCyber mencatat lebih dari 60.000 laporan penipuan dan kerugian melebihi AUD 248 juta selama kuartal pertama tahun 2026 saja.
ASIC mendorong investor untuk memverifikasi perusahaan secara independen sebelum mentransfer dana atau membagikan informasi pribadi dan untuk melaporkan dugaan penipuan penyamaran identitas ke Scamwatch. Regulator juga telah meluncurkan sumber daya tambahan untuk membantu bisnis menanggapi dan mengurangi penipuan yang melibatkan penyalahgunaan identitas merek mereka.