FastBull BrokersView
Masuk

Vittaverse Hadapi Gugatan Pembekuan Laba di Tengah Sengketa Broker Lepas Pantai yang Berkelanjutan

Nov 11, 2025 BrokersView

 

Minggu lalu, BrokersView menerima keluhan dari seorang pedagang Iran yang menuduh broker Vittaverse membekukan akun perdagangannya dan menahan keuntungan sekitar $2.000 tanpa pembenaran.

 

Menurut pengaduan tersebut, setelah trader tersebut mendapatkan keuntungan di platform Vittaverse, akunnya tiba-tiba dibekukan dan penarikan dana diblokir. Broker tersebut tidak memberikan penjelasan spesifik, hanya menyebutkan "ketidakberesan akun" sebagai alasan pembatasan operasi. Dalam pernyataannya, Moradeans mengungkapkan rasa frustrasinya: "Broker ini membekukan keuntungan saya sebesar $2.000 dan memblokir akun saya—jangan pernah mendaftar!"

 

Vittaverse mengklaim di situs web dan materi publiknya bahwa perusahaan tersebut diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan Seychelles (FSA) di bawah nomor lisensi SD200, dan juga didirikan sebagai Perusahaan Bisnis Internasional (IBC) di Saint Vincent dan Grenadines (SVG).

 

Pada bulan Juli, BrokersView melakukan verifikasi independen dan mengonfirmasi bahwa Vittaverse memang terdaftar dalam registri FSA Seychelles, dengan nama domain yang sesuai dengan catatan resminya. Namun, sebagaimana dicatat dalam investigasi BrokersView sebelumnya, meskipun FSA Seychelles adalah badan regulator yang sah, pengawasannya relatif longgar, sehingga menawarkan perlindungan investor yang terbatas. Dibandingkan dengan yurisdiksi besar seperti Uni Eropa, Australia, atau Inggris, standarnya untuk segregasi dana, skema kompensasi, dan pengungkapan audit jauh lebih rendah.

 

Mengenai FSA Saint Vincent dan Grenadines, otoritas tersebut telah menyatakan secara terbuka bahwa mereka tidak mengatur atau melisensikan aktivitas perdagangan valas. Dengan kata lain, meskipun Vittaverse mungkin terdaftar secara hukum di sana, pendaftaran tersebut tidak merupakan bentuk regulasi keuangan apa pun.

 

Singkatnya, meskipun status "berlisensi" Vittaverse hanya sebatas nama, efektivitas regulasinya masih terbatas. Bagi investor awam, lisensi lepas pantai semacam itu seringkali berarti fleksibilitas operasional yang lebih besar—namun juga risiko dan ketidakpastian yang lebih tinggi.

 

Dalam komunitas BrokersView, ulasan tentang Vittaverse terbagi tajam.

Di satu sisi ada tuduhan kuat dari para pedagang di Iran dan Bahrain:

 

"Mereka mengambil keuntungan saya tanpa alasan."

"Akun saya diblokir, dan broker tidak pernah membalas email saya."

 

Di sisi lain, beberapa pedagang dari Pakistan berbagi pengalaman yang sangat berbeda:

 

"Pengalaman saya dengan Vittaverse sangat bagus—eksekusi cepat dan spread rendah."

Tim dukungan mereka merespons dengan cepat dan bahkan menyediakan pelatihan dan sinyal perdagangan gratis.

 

Memang, kasus-kasus seperti ini semakin umum di antara keluhan-keluhan terbaru yang diterima BrokersView. Entah itu pemotongan keuntungan oleh RS Finance atas dugaan "penggunaan VPS", kesulitan penarikan dana oleh Sanon Capital yang dihadapi seorang investor Jepang, atau pemotongan dana yang tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan oleh RockGlobal, semuanya mengarah pada masalah mendasar yang sama — kurangnya transparansi operasional di antara para broker yang beroperasi di bawah kerangka regulasi luar negeri.

 

Meskipun detail setiap kasus mungkin berbeda, inti permasalahannya tetap sama: keuntungan investor ditahan atau akunnya dibatasi, sementara para broker mengutip alasan yang tidak jelas seperti "pengendalian risiko" atau "penyimpangan sistem". Bagi trader rata-rata, hal ini seringkali berarti menyelesaikan sengketa di zona abu-abu regulasi, di mana perlindungan dan jalan keluar terbatas.

 

BrokersView Mengingatkan Anda

Jika Anda memilih untuk berdagang dengan pialang yang teregulasi di bawah yurisdiksi lepas pantai, pastikan untuk meninjau dengan cermat status regulasi, perjanjian klien, dan kebijakan penarikan mereka sebelum membuka akun.

 

BrokersView akan terus memantau kasus Vittaverse dan mengumpulkan bukti lebih lanjut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempromosikan transparansi dan kepatuhan dalam industri perdagangan valas.

Bagikan

Memuat...