
Pada tanggal 12 Mei, Temasek mengingatkan para investor melalui situs web resminya bahwa apa yang disebut sebagai “Perangkat Lunak Taibai” dan grup WeChat “Kamar Dagang Beijing” yang baru-baru ini muncul di Internet adalah penipuan.
Temasek menyatakan bahwa penipuan tersebut secara keliru mengklaim bahwa itu adalah anak perusahaannya yang sepenuhnya dimiliki, Taibai Investments Pte. Ltd. Namun, aplikasi dan grup tersebut tidak memiliki hubungan dengan Temasek atau anak perusahaannya.
Temasek memperingatkan bahwa “Temasek dan Taibai Investments Pte. Ltd. (太白投资有限公司) tidak secara langsung menjual atau memasarkan produk investasi ritel atau instrumen keuangan di Tiongkok. Kami tidak memberi wewenang kepada pihak ketiga mana pun untuk melakukannya atas nama kami.”
“Harap berhati-hati dan cermat saat berurusan dengan pihak yang mengaku mewakili atau terkait dengan Temasek. Ambil langkah-langkah untuk mengonfirmasi keaslian dan kewenangan mereka untuk bertindak,” tambah Temasek.

Postingan Low Yen Ling di Facebook
Menteri Senior Singapura Low Yen Ling, yang foto dan gambarnya dicuri oleh penipuan tersebut, juga memperingatkan orang-orang agar berhati-hati terhadap penipuan melalui Facebook. Para penipu, yang menyamar sebagai Taipai Investments Pte Ltd, menggunakan foto-fotonya di sebuah acara untuk mempromosikan produk manajemen kekayaan.
Foto yang direkayasa tersebut sebenarnya diambil di Konferensi Kerja Sama Ekonomi Singapura-Tiongkok yang diadakan pada tanggal 1 Februari tahun ini. Konferensi tersebut diselenggarakan bersama oleh Dewan Tiongkok untuk Promosi Perdagangan Internasional dan Federasi Bisnis Singapura.
Para penjahat mengubah tanggal, logo, dan bahkan nama-nama penyelenggara acara dalam foto tersebut, dalam upaya untuk memalsukan hal-hal yang sebenarnya.
“Meskipun penipuan ini tampaknya sebagian besar memengaruhi penduduk Tiongkok, saya sangat menganjurkan semua warga Singapura untuk tetap waspada. Jika ada sesuatu yang tampak mencurigakan, baik itu pesan, aplikasi, situs web, atau posting media sosial, selalu verifikasi sebelum terlibat,” kata Low Yen Ling.