FastBull BrokersView
Masuk

Pendiri Swiftarc Capital Siddharth Jawahar Dihukum 11 Tahun Penjara dalam Skema Ponzi

2 jam yang lalu BrokersView



Siddharth Jawahar, pendiri Swiftarc Capital, dijatuhi hukuman 11 tahun penjara federal karena menjalankan skema Ponzi yang mengambil lebih dari US$35 juta dari para investor. Hakim Pengadilan Distrik AS Zachary M. Bluestone juga memerintahkan Jawahar membayar US$31,35 juta sebagai restitusi.

 

Bagaimana Skema Swiftarc Berjalan

 

Jawahar mengelola perusahaan investasi yang berbasis di Texas, Swiftarc Capital LLC. Pada 2015, ia mulai menginvestasikan dana klien ke Philip Morris Pakistan (PMP), dan pada akhirnya 99% dana klien terkonsentrasi pada investasi tersebut.

 

Ketika nilai PMP menurun, jaksa mengatakan Jawahar tidak mengungkapkan penurunan tersebut kepada investor dan justru secara keliru mengatakan bahwa mereka memperoleh keuntungan. Ia juga menerima dana untuk investasi pada perusahaan tertentu yang pada kenyataannya tidak pernah dilakukan.

 

Dari sekitar Juli 2016 hingga Desember 2023, Jawahar menerima lebih dari US$35 juta, tetapi hanya menginvestasikan sekitar US$10 juta. Ia menggunakan uang dari investor baru untuk membayar investor sebelumnya serta membiayai perjalanan dengan jet pribadi, hotel mewah, apartemen, dan pengeluaran pribadi lainnya.

 

Hukuman 11 Tahun dan Restitusi US$31,35 Juta

 

Jawahar, 38 tahun, mengaku bersalah pada Januari 2026 atas tiga dakwaan penipuan melalui komunikasi elektronik. Saat menjatuhkan hukuman, Hakim Bluestone mempertimbangkan besarnya kerugian dan lamanya skema berlangsung, serta kegagalan Jawahar untuk mulai membayar kembali para korban.

 

Departemen Kehakiman AS mengatakan Jawahar juga berupaya menghalangi penyelidikan setelah didakwa, termasuk mencoba mengarahkan seorang korban sebelum wawancara dengan FBI dan meminta saudara perempuannya menghapus iPhone miliknya dari jarak jauh.

 

Kasus tersebut diselidiki oleh FBI dan Manhattan District Attorney’s Office, dengan Assistant U.S. Attorney Derek Wiseman sebagai jaksa penuntut.

 

Bagi investor, kasus ini menunjukkan pentingnya memeriksa status regulasi perusahaan investasi, struktur dana, serta penggunaan dana klien sebelum menanamkan modal.

 

Ikuti BrokersView untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai penipuan investasi dan perkembangan regulasi.

 

Bacaan terkait: Sanksi OFAC terhadap Xinbi Guarantee

Bacaan terkait: William Sarris didakwa

Bagikan

Memuat...