
Seorang investor asal India menderita kerugian sebesar Rs. 26,5 lakh dalam penipuan investasi saham di "Yashvi Securities Private Limited". Penipuan ini bermula dari sebuah video YouTube investasi saham yang terkesan profesional.
Korban berusia 35 tahun, Priyank Mishra, telah melaporkan kepada polisi cyber setempat bahwa ia telah ditipu oleh komplotan penipu yang menyamar sebagai pakar pasar saham.
Menurut Mishra, ia menemukan iklan investasi saham di YouTube Shorts pada bulan April. Video tersebut tidak hanya menampilkan analisis dari para pakar investasi, tetapi juga mengiklankan peluang investasi "sah" yang diklaim menawarkan imbal hasil signifikan.
Mishra mengeklik tautan yang disematkan dalam video dan dialihkan ke grup WhatsApp yang menampilkan Nitin Sharma, Tej Kumar Jain, dan Nikita Jaiswal, para penipu yang mengaku sebagai analis pasar berpengalaman. Untuk mendapatkan kepercayaan, mereka mengadakan kuliah, kuis interaktif, dan menyebarkan kisah sukses palsu. Taktik ini dirancang untuk memikat investor yang tidak menaruh curiga agar menginvestasikan uang mereka di platform perdagangan palsu.
Mishra dibujuk untuk berinvestasi di Yashvi Securities Private Limited, sebuah perusahaan yang memberikan jaminan imbal hasil palsu dan memalsukan saldo rekening untuk menciptakan ilusi keuntungan. Tertipu oleh taktik ini, ia kemudian melakukan beberapa transfer bank ke rekening yang ditunjuk oleh para penipu, yang mengakibatkan kerugian total sebesar ₹2,65 juta.
Namun, ketika Mishra mencoba menarik dananya, para penipu menolak, dengan alasan dugaan pelanggaran aturan penarikan. Mereka bahkan mengancam akan mengambil tindakan hukum jika Mishra tidak menginvestasikan dana tambahan.
Para investor harus sangat berhati-hati terhadap peluang investasi dengan “keuntungan terjamin”, karena janji-janji yang tidak realistis seperti itu sering kali mengandung risiko penipuan yang signifikan.
Jika Anda menemukan iklan investasi palsu, Anda dapat membantu melindungi lebih banyak investor dengan mengungkapnya melalui BrokersView.