
Evolution Capital, sebuah perusahaan pialang saham yang berbasis di Sydney, digerebek oleh Kepolisian Federal Australia (AFP) pada tanggal 26 Agustus sebagai bagian dari penyelidikan oleh Komisi Sekuritas dan Investasi Australia ( ASIC ). Penyelidikan tersebut dilaporkan berfokus pada perdagangan yang melibatkan Vection Technologies, sementara belum ada dakwaan atau pembatasan lisensi yang diumumkan.
Evolution Capital didirikan oleh Stephen Silver pada tahun 2016 dan beroperasi di bidang keuangan korporat serta penjualan dan perdagangan institusional. Bisnis sekuritasnya, Evolution Capital Securities Pty Ltd, memegang AFSL 551094, dengan otorisasi yang mencakup konsultasi produk keuangan, perdagangan sekuritas, dan penjaminan emisi untuk klien grosir.
Situs web perusahaan tersebut mengidentifikasinya sebagai perwakilan resmi dari Evolution Capital Securities. Oleh karena itu, Evolution Capital berbeda dari broker forex ritel atau platform trading MT5 pada umumnya, dengan aktivitas yang diungkapkannya berfokus pada layanan korporasi dan institusional.
AFP menggeledah kantor pusat Evolution Capital di Sydney dan rumah-rumah yang terkait dengan Stephen Silver dan Mendy Amzalak, kepala perdagangan dan penjualan institusionalnya. Laporan mengaitkan penyelidikan tersebut dengan perdagangan saham Vection Technologies, pengembang perangkat lunak AI dan realitas yang diperluas yang terdaftar di ASX, serta saham ASX kedua yang tidak disebutkan identitasnya.
Berdasarkan dokumen publik, Evolution Capital memimpin penempatan saham senilai A$3,55 juta untuk Vection pada April 2025. Perusahaan tersebut kemudian berpartisipasi dalam penggalangan modal lain senilai A$21 juta pada September 2025 dan juga telah menerbitkan riset yang membahas perusahaan tersebut.
Lingkup investigasi ASIC belum diungkapkan. ASIC, Evolution Capital, dan individu-individu yang terlibat belum dituduh melakukan kesalahan sehubungan dengan investigasi saat ini, dan belum ada dakwaan yang diumumkan.
Bagi investor yang meneliti broker Australia yang teregulasi, kasus ini menyoroti pentingnya memeriksa entitas hukum spesifik, nomor lisensi, dan layanan keuangan yang diizinkan sebelum menilai layanan suatu perusahaan.