
Otoritas Jasa Keuangan Dubai (DFSA) telah memperingatkan investor tentang penipuan yang melibatkan peniruan identitas baik sebagai regulator maupun perusahaan sah yang diberi izin oleh DFSA.
Menurut DFSA, para penipu membuat situs web palsu, alamat email, dan platform perdagangan online dengan menggunakan nama perusahaan, alamat DIFC, dan nomor lisensi DFSA tanpa izin. Para penipu juga secara salah menggunakan nama perusahaan dalam syarat dan ketentuan yang dipublikasikan di situs web palsu tersebut.
Untuk meningkatkan kredibilitas skema tersebut, para penipu juga menyamar sebagai DFSA dengan menggunakan alamat email palsu, support@dfsafinance.com, dan menampilkan stempel digital DFSA palsu.
Pihak regulator menekankan bahwa alamat email tersebut tidak terkait dengan DFSA dan menegaskan kembali bahwa mereka tidak pernah meminta biaya di muka dari investor sehubungan dengan investasi yang dilakukan melalui perusahaan yang berizin.
DFSA mendesak masyarakat untuk tidak menanggapi komunikasi apa pun yang terkait dengan penipuan tersebut atau mentransfer dana kepada siapa pun yang terkait dengannya. Investor didorong untuk memverifikasi perusahaan dan individu yang berwenang melalui register publik DFSA dan melaporkan komunikasi mencurigakan apa pun kepada regulator.