
Uni Emirat Arab telah memerintahkan pembekuan sementara aset yang terkait dengan pengusaha yang berbasis di Dubai, Satish Sanpal, karena pihak berwenang sedang menyelidiki dugaan aktivitas pencucian uang, menurut laporan media lokal.
Arahan yang dikeluarkan oleh Unit Intelijen Keuangan (FIU) UEA tersebut mewajibkan bank, lembaga keuangan, dan penyedia layanan aset virtual (VASP) untuk membekukan rekening bank, investasi, dompet mata uang kripto, dan kotak penyimpanan aman yang terkait dengan Sanpal, istrinya Tabinda, dan beberapa perusahaan terkait. Pembekuan ini juga mencakup entitas termasuk ANAX Capital Asset Management Company, ANAX Capital Financial Markets LLC, ANAX Holding FZCO, dan SSB Bazaar General Trading LLC.
Lembaga keuangan telah diinstruksikan untuk memblokir penarikan dan transfer sambil tetap menerima setoran. Mereka juga harus memverifikasi keabsahan transaksi dan sumber dana yang sah yang terkait dengan rekening yang terdampak. Berdasarkan peraturan UEA, pembekuan sementara ini diperkirakan akan tetap berlaku hingga 30 hari kecuali diperpanjang dengan persetujuan dari Jaksa Agung.
Dimasukkannya penyedia layanan aset virtual (VASP) menyoroti peningkatan pengawasan UEA terhadap aset digital sebagai bagian dari kerangka kerja anti pencucian uang. VASP, bersama dengan bank, diwajibkan untuk mematuhi arahan FIU dan melaporkan aktivitas yang mencurigakan.
Pihak berwenang belum mengungkapkan dasar penyelidikan tersebut, dan belum ada dakwaan pidana yang diajukan terhadap Sanpal. Pengusaha tersebut, yang mendapatkan perhatian publik lebih luas setelah tampil bersama istrinya di acara Netflix Desi Bling, sebelumnya telah membantah tuduhan terkait aktivitas bisnisnya. Awal tahun ini, Pengadilan Tinggi Delhi di India mencatat bahwa laporan media telah secara prematur menggambarkannya sebagai bersalah sementara penyelidikan masih berlangsung.
Pembekuan aset merupakan tindakan investigasi dan bukan merupakan temuan pelanggaran hukum. Pihak berwenang belum mengindikasikan apakah pembatasan tersebut akan diperpanjang melebihi periode awal 30 hari.