FastBull BrokersView
Masuk

Platform Capital.com Palsu Terbongkar: Investor Kehilangan Dana Setelah Menjadi Sasaran Penipuan oleh Peniru Identitas

3 jam yang lalu BrokersView

 

Pengaduan seorang investor terhadap Capital.com telah mengungkap dugaan penipuan peniruan identitas yang melibatkan platform perdagangan palsu yang menggunakan nama merek dari broker terkenal tersebut.

 

Investor tersebut mengklaim bahwa sejak pertengahan Februari 2026, banyak trader mengalami masalah serupa, termasuk tautan akun yang tidak valid, ketidakmampuan untuk mengakses akun trading, dan kesulitan menarik dana. Menurut investor tersebut, total nilai dana yang terlibat di antara pengguna yang terdampak bisa mencapai puluhan juta.

 

Namun, setelah penyelidikan dan komunikasi dengan Capital.com, dikonfirmasi bahwa investor tersebut tidak melakukan perdagangan melalui platform resmi Capital.com, melainkan melalui situs web palsu yang menyamar sebagai merek tersebut.

 

Para Pengelola Akun Palsu Menggunakan Media Sosial untuk Menarik Investor

 

Menurut pernyataan investor, para manajer akun yang diduga tersebut awalnya menghubungi klien melalui platform media sosial, memperkenalkan diri sebagai profesional keuangan senior dan menggunakan gaya hidup mewah serta gambar online curian untuk membangun kredibilitas.

 

Setelah membangun kepercayaan, mereka mendorong investor untuk membuka rekening dan melakukan perdagangan forex melalui situs web yang diklaim sebagai Capital.com.

 

Ketika dana yang tersedia bagi investor tidak mencukupi, para pengelola rekening diduga membujuk mereka untuk meminjam uang dari kerabat, teman, atau lembaga keuangan untuk terus menyetorkan dana. Investor tersebut mengklaim bahwa individu-individu ini mendorong perdagangan dengan leverage menggunakan dana pinjaman tanpa mengungkapkan potensi risiko dan kewajiban.

 

 

Investor tersebut selanjutnya menuduh bahwa beberapa manajer akun tampaknya bekerja sama, menggunakan strategi komunikasi dan tekanan emosional yang serupa untuk meyakinkan klien agar meningkatkan investasi mereka.

 

Tanggapan Platform Menimbulkan Pertanyaan Lebih Lanjut

 

Setelah para investor yang terdampak melaporkan masalah tersebut kepada polisi pada akhir Februari, para pengelola rekening yang diduga tersebut dilaporkan berhenti merespons.

 

Investor tersebut mengatakan bahwa Capital.com awalnya tampak menangani keluhan tersebut sebagai perselisihan antara pelanggan dan manajer akun.

 

Pada April 2026, sebuah tanggapan yang dikaitkan dengan platform tersebut menyatakan bahwa masalah tersebut melibatkan perselisihan pribadi antara investor dan manajer akun. Tanggapan tersebut mengklaim bahwa manajer akun telah terlibat dalam perilaku yang tidak pantas, termasuk memengaruhi pengguna untuk meminjam uang dan berinvestasi, tetapi berpendapat bahwa pengaturan pinjaman pribadi tidak dapat secara langsung dicakup oleh platform tersebut.

 

Platform tersebut kemudian menyatakan bahwa kerja sama dengan pengelola akun telah dihentikan karena dugaan pelanggaran dan bahwa komisi terkait telah ditangani sesuai dengan ketentuan.

 

Dalam komunikasi selanjutnya pada bulan Mei dan Juni, investor tersebut mengklaim bahwa platform tersebut berulang kali meminta pengembalian sejumlah dana terkait USDT sebelum memproses penarikan, dan juga menyatakan bahwa masalah penarikan tersebut terkait dengan perselisihan yang melibatkan mantan pengelola akun.

 

Pada Juli 2026, investor tersebut mengatakan bahwa platform tersebut terus mengaitkan penangguhan penarikan dana dengan perselisihan dan keluhan yang belum terselesaikan yang melibatkan mantan manajer akun.

 

Situs resmi Capital.com mengkonfirmasi bahwa investor menggunakan situs web palsu.

 

Pada tanggal 11 Agustus 2026, Capital.com memberikan tanggapan resmi setelah meninjau pengaduan tersebut.

 

Menurut Capital.com, investor tersebut memang memiliki akun yang terdaftar di perusahaan itu, tetapi akun tersebut baru dibuat, belum menyelesaikan pendaftaran, dan tidak menunjukkan adanya setoran atau aktivitas perdagangan.

 

Perusahaan tersebut juga mengkonfirmasi bahwa situs web yang disebutkan dalam pengaduan — alpha-ca-pital.com — bukanlah situs web resmi Capital.com dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan perusahaan tersebut.

 

Capital.com mengklarifikasi bahwa situs web resminya adalah capital.com, dan memperingatkan pengguna untuk membedakan antara platform asli dan situs web palsu yang menggunakan nama domain serupa.

 

Broker tersebut juga menyatakan bahwa saat ini mereka tidak menyediakan layanan di Tiongkok daratan dan tidak menawarkan layanan pinjaman atau kredit apa pun. Capital.com menekankan bahwa mereka tidak akan pernah mendorong klien untuk meminjam uang, meningkatkan deposito, atau melakukan perdagangan menggunakan dana pinjaman.

 

Menurut perusahaan, tindakan tersebut kemungkinan besar dilakukan oleh pihak ketiga yang menyamar sebagai Capital.com. Dan disarankan agar individu yang terkena dampak melaporkan masalah tersebut kepada penegak hukum setempat.

 

Pengingat BrokersView untuk Anda

 

Kasus ini sekali lagi menyoroti bahaya situs web broker tiruan dan penipuan penyamaran identitas. Penipu sering meniru nama, logo, dan tampilan perusahaan keuangan yang sah, kemudian menggunakan manajer akun palsu, kontak media sosial, dan peluang investasi palsu untuk mendapatkan kepercayaan korban.

 

Bagi para investor, memverifikasi situs web resmi, memeriksa informasi regulasi, dan menghindari broker atau perwakilan mana pun yang menekan pengguna untuk meminjam uang atau melakukan setoran mendesak tetap menjadi langkah penting untuk melindungi dana.

 

Jika masalah tetap tidak terselesaikan, investor juga dapat mengajukan keluhan melalui  Pusat Pengaduan BrokersView  untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Bagikan

Memuat...