
Pada hari Kamis, otoritas India di Kerala mengeluarkan peringatan tentang penipuan investasi yang mengatasnamakan pialang valas Capitalix.
Penipu dilaporkan memasang iklan palsu di platform media sosial yang menjanjikan imbal hasil tinggi. Dalam beberapa kasus, mereka menggunakan teknologi AI untuk membuat video figur publik, sehingga skema investasi yang diklaim tampak kredibel.
Penipu biasanya mengundang investor ke grup WhatsApp atau Telegram dengan klaim menawarkan tutorial trading. Mereka kemudian mendorong investor untuk mengunduh aplikasi bernama "CAPITALIX" dari toko aplikasi.
Penipu juga mengarahkan korban untuk mendaftar akun trading di situs web palsu seperti capitalix.in dan trade.capitalix.in . Situs-situs ini mengklaim menawarkan berbagai layanan trading, tetapi sebenarnya hanyalah bagian dari penipuan.
Untuk mendapatkan kepercayaan investor, penipu awalnya mengizinkan penarikan dalam jumlah kecil. Setelah investor berinvestasi lebih banyak di platform, mereka membatasi perdagangan dan meminta biaya tambahan untuk penarikan.
Menurut polisi setempat, penipuan Capitalix palsu telah menyebabkan kerugian sebesar ₹260 juta bagi penduduk setempat.
Dalam penipuan investasi ini, penipu menyamar sebagai Capitalix , merek dagang daring yang dioperasikan oleh 4Square SY Ltd. Pialang yang patuh ini diregulasi oleh Otoritas Jasa Keuangan Seychelles (FSA).

Selain itu, Capitalix menerima peringatan dari Komisi Sekuritas (SK) Malaysia pada tahun 2024. Investor harus tetap waspada terhadap risikonya.
