FastBull BrokersView
Masuk

ASIC Memperingatkan AI Sedang Menciptakan Jaringan Luas Penipuan Investasi

6 jam yang lalu BrokersView

Komisi Sekuritas dan Investasi Australia  (ASIC) telah memperingatkan bahwa para penipu menggunakan AI generatif, video deepfake, dan konten online palsu untuk menciptakan penipuan investasi yang semakin meyakinkan.

 

ASIC menyatakan bahwa para penipu menyamar sebagai selebriti dan politisi untuk mempromosikan peluang investasi palsu, sambil menggunakan situs web palsu, ulasan, artikel berita, dan iklan media sosial untuk menciptakan kesan legitimasi.

 

Pada tahun fiskal 2026, ASIC menghapus lebih dari 19.400 penipuan daring, meningkat 182% dari tahun sebelumnya. Penghapusan tersebut mencakup 7.051 platform investasi palsu, 5.476 tautan phishing, dan 3.106 penipuan investasi mata uang kripto.

 

ASIC menyatakan bahwa penipu sering membangun seluruh jaringan daring di sekitar merek investasi palsu. Korban mungkin menemukan iklan di platform utama sebelum diarahkan ke artikel berita palsu yang menampilkan dukungan selebriti. Penipu kemudian dapat menggunakan panggilan yang telah direncanakan, platform perdagangan palsu, dan bahkan pembayaran keuntungan awal yang kecil untuk membangun kepercayaan.

 

Regulator tersebut juga memperingatkan bahwa memeriksa apakah suatu investasi memiliki Lisensi Layanan Keuangan Australia (AFSL) saja tidak cukup jika konsumen hanya mengandalkan informasi yang diberikan oleh promotor. Penipu dapat menyalahgunakan detail lisensi perusahaan lain atau menyamar sebagai bisnis layanan keuangan yang sah.

 

ASIC menyarankan investor untuk secara independen memverifikasi nama dan nomor pemegang lisensi melalui register profesionalnya dan memastikan informasi tersebut sesuai dengan bisnis yang menawarkan investasi.

 

ASIC telah menghapus lebih dari 33.400 situs web penipuan, iklan media sosial, dan penipuan phishing sejak meluncurkan kemampuan penghapusan konten online tiga tahun lalu.

 

Ketua ASIC Sarah Court mengatakan bahwa meningkatnya penggunaan AI membuat penipuan investasi semakin sulit diidentifikasi, menambahkan bahwa konten yang dipoles, merek yang familiar, dan testimoni yang meyakinkan tidak boleh dianggap sebagai bukti bahwa suatu investasi itu sah.

Bagikan

Memuat...