PRIVE FINANCE gagal mengungkapkan informasi regulasi dan data perizinannya, sebuah indikator yang jelas adanya penipuan. Broker yang sah selalu memamerkan akreditasi dan lisensi mereka secara mencolok untuk membangun kepercayaan dan transparansi, sementara kurangnya informasi tersebut dapat menunjukkan bahwa mereka adalah broker yang tidak berlisensi. Mengingat klaimnya bahwa mereka berlokasi di Inggris, PRIVE FINANCE harus mendapatkan izin dari Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) sebelum mencari investor, tetapi FCA telah menambahkan broker ini ke dalam daftar peringatan karena beroperasi tanpa izin yang semestinya.
Intinya, PRIVE FINANCE tidak diatur oleh badan pengatur mana pun. Mempercayakan dana investor kepada broker ini sangat berisiko, karena tidak ada perlindungan hukum yang melindungi dana tersebut. Hal ini jelas merupakan penipuan.
PRIVE FINANCE gagal mengungkapkan informasi regulasi dan data perizinannya, sebuah indikator yang jelas adanya penipuan. Broker yang sah selalu memamerkan akreditasi dan lisensi mereka secara mencolok untuk membangun kepercayaan dan transparansi, sementara kurangnya informasi tersebut dapat menunjukkan bahwa mereka adalah broker yang tidak berlisensi. Mengingat klaimnya bahwa mereka berlokasi di Inggris, PRIVE FINANCE harus mendapatkan izin dari Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) sebelum mencari investor, tetapi FCA telah menambahkan broker ini ke dalam daftar peringatan karena beroperasi tanpa izin yang semestinya.Intinya, PRIVE FINANCE tidak diatur oleh badan pengatur mana pun. Mempercayakan dana investor kepada broker ini sangat berisiko, karena tidak ada perlindungan hukum yang melindungi dana tersebut. Hal ini jelas merupakan penipuan.