Fortexs mengklaim telah diregulasi oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Siprus dengan nomor lisensi 261/16, Komisi Jasa Keuangan Belize (Belize FSC) dengan nomor 17/34/62/22, dan Komisi Jasa Keuangan Mauritius (Mauritius FSC) dengan nomor 835173752. Namun, kami telah melakukan penelusuran pada daftar otoritas tersebut dan tidak menemukan catatan yang sesuai. Ini berarti Fortexs secara keliru mengklaim sebagai broker teregulasi. Mengenai kode DMCA (nama lengkap: Digital Millennium Copyright Act) yang ditampilkan Fortexs di situs webnya, kode tersebut tidak relevan dengan aktivitas keuangan dan tidak dapat mendukung legitimasi Fortexs di sektor keuangan.
Selain itu, Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) telah mengeluarkan peringatan terhadap Fortexs karena menyediakan layanan atau produk keuangan secara ilegal tanpa izin mereka.
Intinya, Fortexs tidak diregulasi oleh badan pengatur mana pun. Mempercayakan dana investor kepada broker ini sangat berisiko, karena tidak ada perlindungan hukum yang melindungi dana tersebut. Hal ini jelas merupakan penipuan.
Fortexs mengklaim telah diregulasi oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Siprus dengan nomor lisensi 261/16, Komisi Jasa Keuangan Belize (Belize FSC) dengan nomor 17/34/62/22, dan Komisi Jasa Keuangan Mauritius (Mauritius FSC) dengan nomor 835173752. Namun, kami telah melakukan penelusuran pada daftar otoritas tersebut dan tidak menemukan catatan yang sesuai. Ini berarti Fortexs secara keliru mengklaim sebagai broker teregulasi. Mengenai kode DMCA (nama lengkap: Digital Millennium Copyright Act) yang ditampilkan Fortexs di situs webnya, kode tersebut tidak relevan dengan aktivitas keuangan dan tidak dapat mendukung legitimasi Fortexs di sektor keuangan.Selain itu, Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) telah mengeluarkan peringatan terhadap Fortexs karena menyediakan layanan atau produk keuangan secara ilegal tanpa izin mereka.Intinya, Fortexs tidak diregulasi oleh badan pengatur mana pun. Mempercayakan dana investor kepada broker ini sangat berisiko, karena tidak ada perlindungan hukum yang melindungi dana tersebut. Hal ini jelas merupakan penipuan.